HIMPUN-ID – Dalam menjalankan tugas serta tanggungjawab, tak jarang para wartawan mendapatkan perlakuan tak menyenangkan.
Misalnya, seperti yang dialami beberapa wartawan di Boalemo itu harus menelan “pil pahit” usai meliput kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Oktohari Dalanggo.
Mulanya, 7 orang wartawan ini melakukan peliputan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Oktohari Dalanggo berlokasi di Desa Lamu kecamatan Tilamuta, kabupaten Boalemo, Selasa 20 Juni 2023.
Lebih lanjut, usai melakukan peliputan, para wartawan tersebut di arahkan ke Rumah Makan Tindarong.
Kemudian, tiba di rumah makan, seorang oknum Sekertariat DPRD Provinsi Gorontalo mendadak melontarkan pertanyaan kepada para wartawan.
“Ngoni wartawan apa,” tanya oknum
“Kami dari media online Bu,” jawab salah satu wartawan.
“Iya media apa” tanya lagi oknum dengan nada tinggi.
Bahkan mirisnya lagi, oknum itu juga menanyakan undangan kepada para wartawan tersebut.
“Sapa yang ba undang pa ngoni jangan sampe ngoni ta salah ba bekeng berita,” sambungnya.
Dengan kejadian itu, ke 7 wartawan itu mengaku geram terhadap oknum Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo yang telah memberi perlakuan yang tidak menyenangkan.
Klarifikasi
Terkait hal itu, salah satu wartawan mendatangi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Oktohari Dalanggo, meminta klarifikasi terkait undangan peliputan kepada wartawan.
Oktohari mengaku, bahwa setiap kegiatan reses, itu bisa diliput siapa saja tanpa ada undangan.
“kegiatan itu bisa diliput tanpa ada undangan,” singkat Okto.
Okto juga menyampaikan, kemungkinan dirinya (Oknum_red) mengalami capek atau kelelahan selama mendampingi kegiatan reses.
“Mungkin dia itu capek atau manganto,” tandasnya. (RA)














