HIMPUN.ID – Asisten III Setda Boalemo Rahmat Biya menekankan, agar selalu mensosialisasikan pencegahan kekerasan terhadap ibu dan anak di wilayah masing-masing.
Hal itu disampaikan pada saat menutup kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yang dilaksanakan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Boalemo, bertempat di Ruang Vicon Kantor Bupati, Rabu 17 Mei 2023.
“Saya sangat menekankan kepada yang hadir dapat menjadikan ini sebagai salah satu program yang perlu di ketahui oleh masyarakat pada sudut wilayah masing- masing,” kata Rahmat.
Rahmat mengungkapkan, ada beberapa kasus sering kali terjadi dimana-mana, seperti kekerasan terhadap perempuan ataupun pada anak dan juga ada perdagangan manusia.
Dijelaskan Rahmat, kejadian tersebut kerap kali terjadi di lingkungan keluarga, lingkungan organisasi pemerintahan ataupun lingkungan pendidikan.
“Jadi persoalan kekerasan ini berada dekat dengan lingkungan kita sendiri sehingga perlu adanya perhatian dalam melakukan pencegahan mulai sejak dini ataupun mulai dari lingkungan kita sendiri,” ungkapnya.
Rahmat mengatakan, adanya kegiatan sosialisasi ini tanggung jawab bersama memberikan pengetahuan kepada peserta cara memahami tentang kekerasan pada perempuan dan anak juga pencegahan.
“Pada prinsipnya perlindungan adalah bebas dari segala bentuk kekerasan baik fisik, psikis seksual dan penelantaran, sehingganya permasalahan ini menjadi pertimbangan bagi kita yang perlu peran serta juga dukungan dari semua pihak dalam menciptakan upaya pencegahan,” kata Rahmat.
Menurut Asisten III, bahwa Pelanggaran hak asasi manusia yang bersifat kejahatan kriminal sudah menjadi persoalan global.
Untuk itu dirinya berharap, kepada seluruh kepala puskesmas se Kabupaten Boalemo, Perwakilan Desa agar selalu menitipkan sosialisasi ini di setiap kegiatan yang dilaksanakan di masyarakat.
“Karena itu salah satu upaya dalam mengurangi angka kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Boalemo,” tandasnya.














