Example floating
Example floating
Pemda Bolsel

Bupati Iskandar Kamaru Targetkan RTRW Bolsel 2027–2047 Rampung Akhir Tahun

0
×

Bupati Iskandar Kamaru Targetkan RTRW Bolsel 2027–2047 Rampung Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini
Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru saat membuka kegiatan Konsultasi Publik ke-1 Review dan Penyusunan RTRW serta KLHS di Ruang Berkah, Kantor Bupati, Kawasan Perkantoran Panango, Rabu, 13 Mei 2026 (Foto: Himpun.id/Hms Pemda Bolsel).

HIMPUN.ID Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Iskandar Kamaru, menargetkan seluruh tahapan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) tahun 2027–2047 dapat diparipurnakan oleh DPRD pada akhir tahun ini. Hal tersebut ditegaskan Bupati saat membuka kegiatan Konsultasi Publik ke-1 Review dan Penyusunan RTRW serta KLHS di Ruang Berkah, Kantor Bupati, Kawasan Perkantoran Panango, Rabu, 13 Mei 2026.

Iskandar mengimbau agar seluruh tahapan lintas sektoral di tingkat kementerian diselesaikan pada bulan Oktober mendatang. Dokumen ini nantinya akan menjadi dasar hukum utama bagi pembangunan, kepastian investasi, serta perlindungan hak-hak masyarakat di Kabupaten Bolsel untuk dua dekade ke depan.

“Oleh karena itu, penyusunan RTRW dan KLHS ini harus dilakukan secara cermat dan maksimal. Dokumen RTRW harus menjadi pedoman utama atau ‘kitab suci’ pembangunan daerah, yang mengatur zonasi secara jelas dan tegas, mulai dari Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) hingga pengembangan zona ekonomi biru untuk pariwisata bahari,” tegas Iskandar.

Penyusunan dokumen strategis ini dinilai penuh tantangan karena karakteristik geografis Bolsel yang didominasi oleh wilayah pesisir, aliran sungai, kawasan hutan lindung, serta taman nasional. Kondisi ini kerap memicu berbagai persoalan krusial, seperti keterbatasan Area Penggunaan Lain (APL) yang berbenturan dengan klaim tanah adat, alih fungsi lahan pertanian ilegal, hingga legalitas sertifikat tanah di kawasan sempadan pantai dan sungai.

Guna meminimalkan potensi konflik dan memastikan akurasi data, Bupati meminta para camat serta kepala desa untuk terlibat aktif dalam seluruh proses penyusunan dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Saya berharap dalam forum ini dapat dihimpun berbagai masukan, saran, dan rekomendasi yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan dokumen RTRW dan KLHS RTRW Bolsel Tahun 2027–2047. Dengan demikian, perencanaan tata ruang yang dihasilkan diharapkan berkualitas, berdaya saing, serta berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy, Asisten II sekaligus Kepala Bappelitbangda Rikson Paputungan, Tim Penyusun RTRW dan KLHS, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta jajaran camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel.(Infotorial)

Reporter: Marcelino Mahmud
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *