Example floating
Example floating
Pemda Bone Bolango

Sasar Isu Sampah dan Akses Desa, Pemkab Bone Bolango Minta Pendampingan Teknologi ke BRIN

0
×

Sasar Isu Sampah dan Akses Desa, Pemkab Bone Bolango Minta Pendampingan Teknologi ke BRIN

Sebarkan artikel ini
Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Bone Bolango, Yusbar Ismail, bersama Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, dan jajaran saat berkunjung ke Kantor BRIN dan diterima langsung oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026 (Foto: Himpun.id/hms Pemda Bonbol).

HIMPUN.ID Sampah dan konektivitas antar desa menjadi dua tantangan yang kini dibidik Bone Bolango melalui pendekatan berbasis inovasi. Pemerintah daerah menggandeng BRIN untuk mengembangkan solusi berbasis riset dan teknologi yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu menjawab karakteristik dan kebutuhan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Bone Bolango, Yusbar Ismail, bersama Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, dan jajaran ke Kantor BRIN di Jakarta dan diterima langsung oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Rabu 12 Agustus 2026.

Asisten II Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail mengatakan, kolaborasi dengan BRIN menjadi langkah penting agar berbagai persoalan pembangunan di daerah tidak hanya diselesaikan melalui pendekatan konvensional, tetapi juga melalui pemanfaatan riset, teknologi dan inovasi.

“Kita ingin persoalan yang ada di daerah dijawab dengan solusi yang tepat dan sesuai karakteristik Bone Bolango. Karena itu, kita datang ke BRIN untuk melihat bagaimana riset dan inovasi bisa kita manfaatkan secara konkret untuk kepentingan masyarakat,” ujar Yusbar.

Menurutnya, pengolahan sampah menjadi salah satu isu yang membutuhkan terobosan. Tidak cukup hanya mengandalkan pola pengangkutan dan pembuangan, tetapi perlu dikembangkan sistem pengelolaan yang mampu mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan nilai tambah.

“Sampah harus kita lihat bukan hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai peluang untuk menghadirkan inovasi dan nilai ekonomi. Kita ingin ada teknologi dan model pengolahan yang bisa diterapkan sesuai kondisi daerah,” jelasnya.

Selain sampah, peningkatan konektivitas antar desa juga menjadi perhatian Pemkab Bone Bolango. Menurut Yusbar, konektivitas merupakan faktor penting dalam mempercepat pergerakan masyarakat, barang, pelayanan publik, serta membuka potensi ekonomi di berbagai wilayah.

“Konektivitas antar desa sangat menentukan bagaimana masyarakat bisa mengakses pelayanan dan bagaimana potensi ekonomi daerah dapat bergerak. Karena itu, kita ingin melihat pendekatan berbasis riset dan inovasi yang bisa mendukung konektivitas tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo mengatakan, kerja sama dengan BRIN diharapkan mampu memperkuat perencanaan pembangunan daerah agar semakin berbasis data, riset dan inovasi.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan daerah saat ini tidak cukup hanya dijawab dengan program rutin, tetapi membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan berbasis bukti.

“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan daerah. Bappeda Litbang akan menjadi bagian penting dalam mengintegrasikan hasil riset dan inovasi tersebut ke dalam perencanaan pembangunan Bone Bolango,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan, pengolahan sampah dan konektivitas antar desa dipilih karena keduanya memiliki dampak luas terhadap kualitas hidup masyarakat serta perkembangan ekonomi daerah.

“Kalau persoalan sampah bisa kita kelola dengan teknologi yang tepat, dampaknya bukan hanya terhadap kebersihan, tetapi juga lingkungan dan ekonomi. Begitu pula dengan konektivitas, ketika akses semakin baik, maka aktivitas masyarakat dan potensi ekonomi akan semakin mudah berkembang,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah BRIN menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

BRIN menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan riset sekaligus memfasilitasi transfer teknologi yang relevan dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan daerah.

Bagi Pemkab Bone Bolango, dukungan tersebut menjadi peluang penting untuk mempercepat penerapan inovasi yang tidak berhenti pada kajian, tetapi dapat diterjemahkan menjadi solusi nyata di lapangan.

Sri Mulyani menambahkan, tindak lanjut dari kunjungan tersebut akan diarahkan pada penyusunan nota kesepahaman sebagai dasar penguatan kerja sama antara Pemkab Bone Bolango dan BRIN.

“Harapan kami, pertemuan ini tidak berhenti sebagai audiensi. Ada tindak lanjut konkret melalui nota kesepahaman, sehingga riset, inovasi dan teknologi benar-benar bisa kita bawa ke Bone Bolango dan diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tandasnya.(Adv)

Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *