HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memperkuat sistem pengawasan sosial di tingkat bawah dengan mengukuhkan 190 kader Dasawisma Kecamatan Botupingge, Kamis 16 April 2026. Pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ismet Mile bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Mile ini, menandai pergeseran peran kader dari sekadar pendamping menjadi “radar” deteksi dini bagi pemerintah daerah.
Ismet Mile menegaskan, kehadiran ratusan kader Dasawisma ini bukan sekadar formalitas organisasi. Mereka diposisikan sebagai ujung tombak yang mampu melihat masalah di dalam rumah tangga warga yang seringkali tidak terjangkau oleh data statistik resmi.
“Para kelompok Dasawisma ini memegang peran krusial dalam melaporkan kondisi nyata warga secara langsung. Mereka adalah radar pemerintah untuk mendeteksi masalah ibu hamil, potensi stunting, hingga warga kurang mampu yang belum terjamin kesehatannya,” tegas Ismet.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua TP-PKK Bone Bolango, Ruwaida Mile, meminta seluruh pengurus dan kader yang baru dilantik untuk tidak menunda pekerjaan. Ruwaida mengimbau aktivasi penuh “Gerakan RUWAIDA” (Gerakan Ruwat Bumi Selamatkan Ibu dan Anak) di wilayah Botupingge.
Gerakan ini menuntut kader Dasawisma untuk aktif melakukan jemput bola, memastikan tidak ada ibu hamil yang luput dari pemeriksaan kesehatan dan tidak ada balita yang kekurangan gizi tanpa penanganan.
“Setelah pelantikan ini, semua harus bergerak. PKK dan Dasawisma bukan hanya nama, tapi punya tugas nyata. Mari kita menjadi motor penggerak yang menyelamatkan ibu dan anak di desa kita masing-masing,” ujar Ruwaida dengan nada instruktif.
Dengan pengukuhan ini, Kecamatan Botupingge kini memiliki jaringan pendataan yang lebih solid. Pemerintah daerah berharap, sinkronisasi data dari Dasawisma akan mempercepat respon birokrasi dalam menyalurkan bantuan sosial maupun intervensi kesehatan.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan sosial di tingkat desa, di mana setiap masalah warga dapat terdeteksi dan terlaporkan secara real-time ke tingkat kabupaten, memastikan tidak ada warga Bone Bolango yang terabaikan dalam pelayanan publik.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














