Example floating
Example floating
Pemda Boalemo

Cegah Stok Kosong dan Kedaluwarsa, DPPKBP3A Boalemo Integrasikan SIRIKA dan SIGA untuk Perkuat Pengelolaan Alokon

0
×

Cegah Stok Kosong dan Kedaluwarsa, DPPKBP3A Boalemo Integrasikan SIRIKA dan SIGA untuk Perkuat Pengelolaan Alokon

Sebarkan artikel ini
Diskusi Partisipatif dan Pembinaan Penguatan Tata Kelola Alokon yang berlangsung di Aula DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Senin 19 Oktober 2026 (Foto: Himpun.id/hms Pemda Boalemo).

HIMPUN.ID – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo memperketat rantai pasok logistik Keluarga Berencana (KB) demi menjamin ketersediaan alat dan obat kontrasepsi (Alokon) yang aman serta merata di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Langkah percepatan tata kelola logistik berbasis digital tersebut dimantapkan dalam kegiatan Diskusi Partisipatif dan Pembinaan Penguatan Tata Kelola Alokon yang berlangsung di Aula DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Senin 19 Oktober 2026.

Kegiatan pembinaan teknis tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris BKKBN Provinsi Gorontalo, Effendi Korompot, S.H., M.Si., bersanding dengan Ketua Tim Kerja KBKR, Anna Panigoro, S.H., M.Pd., serta jajaran perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo dan para bidan penanggung jawab pelayanan KB se-Kabupaten Boalemo.

Dalam kesempatan itu, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Dr. Robert Pauweni, S.K.M., M.Si., menegaskan pentingnya akurasi data persediaan Alokon guna memutus risiko kekosongan maupun penumpukan barang yang rentan melampaui tenggat kedaluwarsa di tingkat puskesmas dan faskes.

“Pengelolaan Alokon harus didukung data yang akurat dan diperbarui secara berkala. Kita perlu memastikan persediaan di fasilitas kesehatan sesuai dengan kebutuhan pelayanan, sehingga risiko kekurangan stok maupun penumpukan barang yang berpotensi kedaluwarsa dapat diantisipasi,” kata Robert di hadapan jajaran pengelola logistik.

Fokus utama pembenahan ini bertumpu pada penguatan Sistem Informasi Rantai Pasok Alokon (SIRIKA) yang dikoneksikan secara langsung dengan Sistem Informasi Keluarga (SIGA).

Integrasi kedua platform digital ini dirancang untuk menyelaraskan catatan fisik penerimaan dan distribusi Alokon dengan realisasi pelayanan KB di lapangan secara real-time.

Robert menambahkan, konsistensi data antara SIGA dan SIRIKA memudahkan pemantauan berkala sekaligus mempercepat intervensi apabila terjadi hambatan distribusi di daerah terpencil.

“Melalui sistem ini, pencatatan dan pelaporan stok diharapkan menjadi lebih tertib sehingga kebutuhan logistik dapat diidentifikasi secara lebih tepat,” tutur Robert.

Melalui integrasi data SIRIKA-SIGA serta kesamaan persepsi mekanisme pelaporan di antara pengelola faskes, DPPKBP3A Boalemo optimistis ketersediaan sarana kontrasepsi akan selalu terjaga demi memberikan jaminan pelayanan KB yang berkelanjutan bagi masyarakat.(Adv)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *