Example floating
Example floating
Pemda Bone Bolango

Cetak Pendaftar Terbanyak, Desa Botutonuo Sabet Juara Satu Program Jaksa Pelindung Pekerja

0
×

Cetak Pendaftar Terbanyak, Desa Botutonuo Sabet Juara Satu Program Jaksa Pelindung Pekerja

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, sukses menyabet penghargaan Terbaik I atas capaian jumlah pendaftar BPJS Ketenagakerjaan terbanyak melalui Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) periode April-Mei pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program JPP di Ruang Lupa Lelah, Kantor Bupati Bone Bolango, Kamis 4 Juni 2026 (Foto: Himpun.id/hms Pemda Bonbol).

HIMPUN.ID Pemerintah Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, sukses menyabet penghargaan Terbaik I atas capaian jumlah pendaftar BPJS Ketenagakerjaan terbanyak melalui Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) periode April-Mei 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango Feddy Hantyo Nugroho pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program JPP di Ruang Lupa Lelah, Kantor Bupati Bone Bolango, Kamis 4 Juni 2026.

Dalam ajang evaluasi tersebut, peringkat Terbaik II diberikan kepada Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, sementara peringkat Terbaik III diraih oleh Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango Feddy Hantyo Nugroho, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Sanco Simanullang, serta seluruh camat dan kepala desa/lurah se-Kabupaten Bone Bolango.

Program Jaksa Pelindung Pekerja merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Kejari Bone Bolango, dan BPJS Ketenagakerjaan guna memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

Kepala Desa Botutonuo Nuzzul Abdul Radjak mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada jajaran pemerintah daerah, kejaksaan, BPJS Ketenagakerjaan, serta Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan Abdul Kadir Pakaya yang terus konsisten melakukan sosialisasi secara berkelanjutan di tingkat desa.

Menjelang akhir masa jabatannya pada 19 Juni 2026, Nuzzul berharap program perlindungan jaminan sosial ini dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan desa berikutnya secara konsisten demi memberikan rasa aman dan mengayomi seluruh pekerja rentan di Desa Botutonuo.(Adv)

Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *