HIMPUN.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis penguatan struktur pertahanan negara, termasuk rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) di wilayah Provinsi Gorontalo yang ditargetkan pada tahun 2027.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M.Thomas Mopili, usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Senin 5 Oktober 2026.
Pimpinan Dewan yang akrab disapa Thomas itu menilai, wacana pembentukan Kodam Gorontalo serta rencana pengembangan jajaran TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara akan memberikan dampak signifikan, tidak hanya pada stabilitas keamanan tetapi juga percepatan pembangunan ekonomi daerah.
“DPRD tentu mendukung setiap langkah strategis yang bertujuan memperkuat pertahanan dan keamanan di Gorontalo. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh rencana tersebut dapat berjalan dengan baik, terkoordinasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujar Thomas.
Thomas menambahkan, penguatan sektor pertahanan dan kelancaran pembangunan daerah merupakan dua elemen yang saling menopang dalam menciptakan iklim investasi dan kemakmuran masyarakat.
“DPRD Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran TNI atas pengabdian dan dedikasinya dalam menjaga kedaulatan negara serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergitas yang selama ini terbangun harus terus diperkuat,” tutur Thomas.
Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengonfirmasi, Pemerintah Provinsi Gorontalo saat ini tengah mematangkan inventarisasi lokasi dan lahan yang disiapkan untuk pembangunan markas Kodam pada 2027 mendatang.
Persiapan infrastruktur pertahanan ini berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi daerah, di mana Pemprov Gorontalo juga sedang menyiapkan program hilirisasi industri ayam terintegrasi bernilai investasi Rp1,4 triliun.
Sementara itu, Kasdam XIII/Merdeka saat membacakan amanat Panglima TNI menegaskan, pentingnya implementasi lima penekanan budaya pengabdian PRIMA, Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif, guna merespons dinamika tantangan global serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi TNI.
“Keamanan dan pembangunan merupakan dua hal yang saling mendukung. Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, Polri dan masyarakat, kita optimistis pembangunan di Gorontalo dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Thomas.(Adv)














