HIMPUN.ID – Penjabat Bupati Boalemo Hendriwan, meminta Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Boalemo agar secara aktif, melakukan pemantauan terhadap penjaminan kualitas dokumen perencanaan perumahan dan permukiman.
Hendriwan dengan tersedianya jalur komunikasi dan artikulasi, seluruh pemangku kepentingan perumahan dan kawasan permukiman di daerah, menjadi perhatian dan ditindak lanjut bersama.
Pokja PKP Wadah Sinergi dan Koordinasi
Dijelaskan Hendriwan, Pokja PKP merupakan wadah sinergi dan koordinasi dengan berbagai peran Kementerian Pusat dan dinas terkait di Daerah, untuk urusan pembangunan air minum, dan sanitasi pembangunan perumahan dan kawasan permukiman.
“Pokja Kabupaten Boalemo harus memenuhi peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pemenuhan kebutuhan dasar melalui peningkatan kualitas ketersedian, dan keterjaminan ketersediaan akses air minum, dan sanitasi yang layak dan aman. Seperti kepastian bermukim di atas tanah yang ditinggali,” jelas Hendriwan.
Baca juga:Hendriwan Harap Pilkades Serentak Secara e-Voting di 30 Desa Bisa Berjalan Lancar
Baca juga:Penjelasan dr Saddam Ismail tentang Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Tubuh
Sebab, kata Hendriwan, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan terbentuk dalam proses sosialisasi mengenai kebijakan-kebijakan terkait perumahan dan kawasan permukiman PKP.
“Terbangunnya koordinasi baik dalam yang lebih mensinergikan arah pembangunan perumahan, dan kawasan permukiman, sesuai dengan tujuan pembangunan perumahan yang efektif di daerah,” terang Hendriwan, pada rapat koordinasi Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Boalemo dalam peningkatan kelembagaan Pokja, bertempat di ruang Bappeda, Kabupaten Boalemo, Selasa 19 Juli 2022.
Hendriwan mengatakan, Pokja PKP Kabupaten Boalemo dapat memberikan manfaat yang besar bagi daerah untuk perumahan dan kawasan permukiman kedepan.
“Seperti terlaksananya proses pembangunan perumahan dan kawasan permukiman, yang mampu mengakomodasikan sebagai regulator, pengembang, penyedia dan manfaat, sehingga dapat mengurangi potensi konflik yang tidak diinginkan,” ucap Hendriwan.
Reporter: Rihol Igirisa














