HIMPUN.ID – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Gorontalo siap meluncurkan Program Pembinaan Wilayah Berkelanjutan di Kabupaten Bone Bolango. Program kemitraan strategis ini dirancang untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, dengan fokus utama pada intervensi penurunan angka stunting, peningkatan kualitas gizi keluarga, serta edukasi perilaku hidup sehat.
Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi antara Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Masrif, bersama jajarannya dengan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Ruwaida Ismet Mile, di Ruang Rapat Bupati, Kamis 11 Juni 2026. Melalui program ini, jajaran akademisi dan tenaga kesehatan akan bersinergi langsung dengan program pemerintah daerah di lapangan.
“Alhamdulillah hari ini kami diterima langsung oleh Bapak Bupati. Poltekkes Kemenkes Gorontalo memiliki tugas untuk menjamin kualitas lulusan dan institusi, membantu pemerataan tenaga kesehatan, serta mendukung program-program prioritas pemerintah di bidang kesehatan,” kata Masrif.
Masrif menjelaskan, Bone Bolango memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap pembangunan sektor kesehatan sehingga sangat potensial untuk dipadukan dengan program dari institusinya. “Kami melihat Bone Bolango memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap pembangunan kesehatan. Karena itu, program pembinaan wilayah berkelanjutan yang kami miliki sangat potensial untuk disinergikan dengan program pemerintah daerah dan TP PKK, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan percepatan penurunan stunting,” pungkasnya.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif akademik tersebut. Orang nomor satu di Bonbol itu langsung menekankan agar program kerja dari Poltekkes segera dikolaborasikan secara terpadu dengan agenda kerja jajaran TP PKK di semua tingkatan agar intervensinya bisa menyentuh klaster keluarga sebagai fondasi utama daerah.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Kita ingin seluruh program yang dimiliki Poltekkes dapat dikolaborasikan dengan kegiatan pemerintah daerah dan PKK. Jika disinergikan dengan baik, maka manfaatnya akan jauh lebih besar dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Ismet Mile.
Ismet Mile berharap lewat kemitraan ini, ke depan lahir berbagai program bersama yang sifatnya solutif dan aplikatif di tengah warga.
“Semoga ke depan akan lahir berbagai program bersama yang tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan kesehatan, tetapi juga edukasi masyarakat, peningkatan kualitas gizi keluarga, pencegahan penyakit, hingga penguatan peran perempuan dalam menciptakan keluarga sehat dan mandiri,” harapnya.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














