Example floating
Example floating
NASIONAL

Kabar Baik! Calhaj Indonesia Bisa Berangkat, Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Beribadah Haji

0
×

Kabar Baik! Calhaj Indonesia Bisa Berangkat, Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Beribadah Haji

Sebarkan artikel ini
Ka'bah Pixabay/Abdullah Shakoor

HIMPUN.ID – Kabar baik, Calon Jemaah Haji (Calhaj) Indonesia, bisa berangkat tahun ini ke Tanah Suci.

Pasalnya, Sabtu 9 April 2022, Kerajaan Arab Saudi, resmi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jemaah mencapai 1 juta orang.

Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.

“Syukur Alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air,” kata Menag Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Diungkapkan Yaqut, Pemerintah Indonesia menyambut positif atas pengumuman terbaru dari otoritas Saudi ini.

Baca juga:Sandiaga Salahuddin Uno Dorong Produk Ekraf Otomotif Tanah Air Bersaing di Dunia Internasional
Baca juga:Polsek Botumoito Kawal Pelayanan Vaksinasi di Desa Bolihutuo

Yaqut menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.

Kerinduan Mendalam Jemaah Indonesia

Dijelaskan Menag, batalnya pemberangkatan jemaah haji Indonesia dalam dua tahun terakhir telah menyebabkan kerinduan mendalam jemaah Indonesia untuk ke Tanah Suci.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia untuk memenuhi panggilan beribadah haji,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa GusMen ini menegaskan bahwa berapapun kuota yang diberikan, Indonesia siap menyelenggarakan haji.

Sebab, persiapan dengan berbagai skenario pemberangkatan telah dilakukan selama ini.

“Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap,” tegasnya.

“Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik,” lanjutnya.

Penjelasan Dirjen

Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief.

Menurutnya, kepastian adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi ini telah membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan pihaknya.

“Ini kabar gembira. Kepastian adanya kuota ini akan segara kami tindaklanjuti dengan finalisasi sejumlah langkah taktis yang telah dilakukan,” ucapnya dilansir dari kemenag.

“Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan,” sebutnya lagi.

Menurut Hilman, waktu yang tersedia tidak banyak. Sehingga, pihaknya akan bekerja cepat dalam merampungkan persiapan, termasuk yang terkait dengan teknis pemilihan jemaah berhak berangkat sesuai ketentuan Arab Saudi dan pembinaan manasik bagi mereka.

“Kita akan bergerak cepat untuk melakukan persiapan. Biaya haji juga akan segera kita finalisasi dengan Komisi VIII DPR,” tandasnya.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dalam surat pengumumannya menyebutkan bahwa haji tahun ini akan dilakukan dengan ketentuan:

1. Haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi lengkap Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi.

2. Jamaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Sumber: kemenag
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *