Example floating
Example floating
DPRD Provinsi Gorontalo

Keluhan “Cuma Makan Tulang” saat Reses, Femmy Ke SPPG Tihu Tanya Pengelolaan MBG

0
×

Keluhan “Cuma Makan Tulang” saat Reses, Femmy Ke SPPG Tihu Tanya Pengelolaan MBG

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki atau yang akrab disapa Femmy, melakukan kunjungan lapangan mendadak ke Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tihu usai menerima keluhan siswa melalui Kepala Sekolah, Nur Ikhlas Muhamad mengenai pengelolaan Menu Makan Bergizi Gratis pada Rabu, 4 Februari 2026 (Foto: Himpun.id/Fadli Sukriani Melu).

HIMPUN.ID Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki atau yang akrab disapa Femmy, melakukan kunjungan lapangan mendadak ke Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tihu, Kemarin Rabu, 4 Februari 2026.

Langkah ini diambil guna menindaklanjuti keluhan terkait kualitas menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi sorotan salah satu Kepala Sekolah.

Kunjungan tersebut bermula dari aspirasi yang diserap Femmy saat melaksanakan reses di Desa Tunas Jaya pada hari yang sama.

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 9 Bonepantai, Nur Ikhlas Muhamad, melaporkan secara langsung bahwa para siswa mulai mengeluhkan porsi lauk daging yang semakin mengecil dan minim variasi buah.

“Banyak siswa mengeluh karena menu MBG yang disajikan sekarang lauk kebanyakan tulang,” kata Nur Ikhlas, Rabu, 4 Februari 2026.

Nur Ikhkas bahkan menirukan protes langsung dari murid-muridnya: “Mereka bilang, ‘Ibu, torang cuma makan tulang?’.”

Mendengar keluhan tersebut, Femmy Udoki langsung memberikan atensi serius.

Srikandi Partai Amanat Nasional itu menegaskan, persoalan kualitas menu MBG tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kebutuhan gizi anak sekolah.

Femmy pun berkomitmen membawa masalah ini ke tingkat pimpinan daerah.

“Saya akan serius menindaklanjuti ini. Saya akan koordinasi dengan Wakil Gubernur Gorontalo, Ibu Idah,” kata Femmy di hadapan warga.

Sekretaris DPW PAN Gorontalo itu berharap, program MBG yang memiliki tujuan meningkatkan kualitas gizi anak dapat dijalankan secara maksimal dan tidak menurunkan standar pelayanan, mengingat anggaran program tersebut tergolong besar.

Femmy juga meminta dinas terkait meningkatkan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

“Saya minta dinas pendidikan dan pihak terkait lebih peka agar program ini tersalurkan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat,” tegasnya sebelum meninggalkan lokasi reses menuju Kantor SPPG Tihu.

Setibanya di Kantor SPPG Tihu untuk kroscek lapangan, Femmy langsung mempertanyakan teknis pengelolaan kepada pihak pengelola.

“Jadi, saya tadi reses di Tunas Jaya. Ada keluhan menu Program MBG dari Siswa yang disampaikan Kepseknya. Katanya, awalnya menu MBG masih bagus. Tapi, semakin kesini, menu daging MBG itu semakin kecil,” ujar Femmy kepada karyawan SPPG Tihu.

Femmy juga menyampaikan permintaan Kepala Sekolah, Nur Ikhlas terkait variasi buah yang lebih beragam seperti apel dan anggur.

Dalam diskusi tersebut, Femmy turut mencecar perihal teknis operasional, mulai dari jumlah kompor hingga waktu penyaluran kepada Kepala SPPG, Alwin Karim.

Dalam dialognya bersama Femmy, Kepala SPPG Tihu, Alwin Karim menjelaskan, pihaknya menggunakan delapan unit kompor dengan proses memasak dimulai pukul 02.00 dini hari.

Mengenai keluhan daging “Cuma Tulang” Alwin memberikan penjelasan teknis.

“Iya memang itu kita kan pesannya sudah sesuai ukuran dari supplier, cuma memang biasanya daging itu menyusut, memang itu akan dievaluasi nanti ke depan kita akan, ketika ada daging yang menyusut begitu nanti kita bisa bikin double, supaya kan dia tidak kecil,” jelas Alwin saat diwawancarai langsung awak media (Rabu, 4 Februari 2026).

Terkait buah, Alwin berjanji akan melakukan perbaikan menu ke depan.

“Insya Allah nanti ke depan kita akan buat buah yang diinginkan, contoh misalkan, disini kan jarang sekali anggur, nanti insya Allah kita akan buat bahwa menunya itu ada anggur,” tuturnya.

Hingga saat ini, persoalan pengelolaan MBG tengah menjadi perhatian publik agar kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi dalam mensukseskan Program Presiden Prabowo Subianto.(Adv)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *