HIMPUN.ID – Anggota DPRD Provinsi, Kristina Mohamad Udoki atau yang akrab disapa Femmy, kembali turun ke tengah masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2025-2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi langsung dari akar rumput.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Desa Ayula Utara, Jumat 6 Februari 2026, persoalan melambungnya harga sembako dan ketersediaan gas elpiji menjadi keluhan utama yang disampaikan oleh masyarakat kepada srikandi parlemen tersebut.
Menanggapi keluhan warga mengenai harga bahan pokok yang terus merangkak naik, Femmy menegaskan, meski secara struktural dirinya berada di Komisi 1 yang membidangi Hukum dan Pemerintahan, ia tidak akan tinggal diam.

“Walaupun ini bukan tupoksi langsung saya karena masalah ekonomi ada di Komisi 2, bukan berarti saya lari dari tanggung jawab. Sebagai wakil rakyat dari Dapil ini, aspirasi warga akan saya teruskan dan sinergikan dengan rekan-rekan di Komisi 2,” ujar Femmy tegas.
Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, DPRD terus mendorong pihak eksekutif untuk mengambil langkah konkret, salah satunya melalui Operasi Pasar.
“Pasar murah adalah bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. Ini adalah langkah nyata untuk mengimbangi lonjakan harga saat ini,” tambahnya.
Selain pangan, Femmy juga mengklarifikasi terkait bantuan Industri Kecil Menengah (IKM).
Femmy menjelaskan, bantuan alat usaha dari Dinas Perindustrian Provinsi memiliki regulasi khusus yang mengutamakan kelompok usaha, bukan individu.

Suasana reses sempat mencair ketika seorang warga melontarkan usulan, agar para janda turut mendapatkan perhatian dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi hal tersebut, Femmy memberikan penjelasan mengenai sasaran program yang ada saat ini.
“Program MBG sekarang ini masih mengakomodasi bayi, balita, siswa, lansia, dan ibu hamil. Tapi usulan ini menarik, bisa saja siapa tahu ke depan janda juga bisa dapat,” jawab Femmy sembari tersenyum, yang disambut hangat oleh warga.
Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme warga, Femmy memberikan doorprize kepada peserta reses yang aktif menyampaikan berbagai aspirasi. Hal ini dilakukan untuk memotivasi masyarakat agar tetap proaktif dalam mengawal pembangunan daerah.
Menutup kegiatan, tokoh yang dikenal sebagai Srikandi Bone Bolango ini berkomitmen membawa seluruh catatan aspirasi tersebut ke tingkat provinsi. Femmy berharap sinergi legislatif dan eksekutif dapat segera melahirkan solusi nyata, baik terkait stabilitas harga, bantuan sarana kerja pemuda, hingga perluasan jangkauan program sosial.(Adv)














