Example floating
Example floating
DAERAHGorontalo

Kemenag Gorontalo Gelar BRUS, Misnawaty: Tembus 150 Peserta, Melebihi Target Awal

0
×

Kemenag Gorontalo Gelar BRUS, Misnawaty: Tembus 150 Peserta, Melebihi Target Awal

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna, saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di aula MAN 1 Kota Gorontalo. (Foto: himpun.id/Usman Anapia)

HIMPUN.ID – Rabu 10 September 2025, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo melaksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di aula MAN 1 Kota Gorontalo.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna mengatakan, kegiatan BRUS merupakan bagian dari program prioritas Kemenag yang dilaksanakan secara nasional.

Misnawaty mengatakan, untuk memperluas pemahaman, tidak hanya pelajar tingkat SMA atau madrasah aliyah yang dilibatkan, tetapi juga para pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo.

Misnawaty, menjelaskan, keterlibatan DWP dalam kegiatan BRUS sangat penting agar para ibu-ibu dapat memahami risiko perkawinan anak maupun nikah siri.

“Ada 20 peserta dari pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Gorontalo yang ikut dalam BRUS. Kami ingin ibu-ibu juga tahu dan mengerti persoalan ini, sehingga bisa meneruskan informasi kepada teman sejawat maupun masyarakat, khususnya dalam keluarga mereka sendiri,” ujar Misnawaty.

Fokus dan Tujuan Program

Kegiatan BRUS kali ini mengusung temaKurikulum Cinta: Pengasuhan Keluarga untuk Generasi Emas Indonesia” dengan tujuan utama untuk membina remaja agar tidak terjerumus dalam pernikahan usia anak.

Melalui edukasi, Kemenag berharap para remaja dapat terus melanjutkan pendidikan hingga mencapai cita-cita mereka.

Dijelaskan Misnawaty, program BRUS adalah mandat dari Menteri Agama dan tidak dapat diganti dengan kegiatan lain.

Untuk membuat materi lebih mudah diterima, pelaksanaannya dikemas dengan cara yang interaktif dan menyenangkan,” ungkap Misnawaty.

Materi dan Narasumber

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber, salah satunya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar, Ustazah Rosmini.

Ustazah Rosmini membawakan materi berjudul “Nikah Siri Perkawinan Anak Praktik Berbahaya bagi Perempuan dan Anak”.

Beliau diketahui memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam menangani isu ini dan bekerja sama dengan UNICEF (United Nations Children’s Fund),” terang Misnawaty.

Pelayanan dan Kolaborasi

Misnawaty mengatakan, Kemenag Kota Gorontalo berupaya terus memperbarui metode pelayanannya agar semakin baik, sejalan dengan program reformasi birokrasi yang digalakkan Menteri Agama.

Misnawaty menyatakan, pelayanan terbaik tidak hanya berfokus pada hal-hal fisik, tetapi juga pada pemberian materi non-fisik yang berkualitas.

Terkait hal ini, kata Misnawaty, Kemenag Kota Gorontalo menjalin kerja sama dengan LP2M UIN Alauddin Makassar. Melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani, Kemenag akan menjalankan program-program berbasis riset akademik, bukan sekadar program “asalan“.

Target dan Metode Evaluasi

Misnawaty menuturkan, tahun ini, Kemenag Kota Gorontalo menargetkan 100 peserta, namun acara hari ini berhasil melampaui target dengan 150 peserta.

Kegiatan ini terbuka untuk anak-anak di bawah 19 tahun,” kata Misnawaty.

Misnawaty menjelaskan, metode evaluasi program BRUS akan dilakukan dengan melihat beberapa indikator, seperti persentase kelulusan siswa di madrasah, dan minat mereka untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Animo dan dukungan orang tua juga menjadi parameter awal keberhasilan program,” jelas Misnawaty.

Peran Peserta dan Harapan

Misnawaty mengungkapkan, para peserta yang dipilih dalam kegiatan BRUS adalah siswa yang aktif dalam berbagai organisasi, seperti Pramuka, Palang Merah Remaja, dan Patroli Sekolah.

Kemenag berharap mereka dapat menjadiujung tombakuntuk menyebarkan informasi tentang bahaya pernikahan anak kepada teman sebaya dan masyarakat luas,” harap Misnawaty.

Selain itu, kata Misnawaty, para penyuluh agama juga akan dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan yang sama kepada masyarakat di wilayah binaan mereka.

Apresiasi dari Kakan Kemenag dan Kepala Madrasah

Misnawaty memberikan apresiasi tinggi kepada Ustazah Rosmini atas kontribusinya. Misnawaty berharap kerja sama dengan LP2M UIN Alauddin Makassar dapat terus berlanjut.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyampaikan rasa bangganya karena madrasahnya menjadi tuan rumah.

Karjianto berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut.

Karjianto juga menginformasikan bahwa para peserta merasa senang dan gembira, terutama karena mendapatkan tas sebagai kenang-kenangan.

Penyerahan sertifikat secara simbolis kepada 2 orang pelajar

Di akhir kegiatan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna, menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 2 orang pelajar.*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *