HIMPUN.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo, Amir Koem, warning atau mengingatkan kepada Aparatur Sipil negara (ASN) yang terlibat dalam politik praktis.
Hal itu ditegaskan pada kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif pemilihan umum 2024, bertempat di Hotel Grand Amalia, Kamis 22 Juni 2023.
Amir mengungkapkan, Bawaslu Boalemo saat ini sudah membentuk Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPKB), yang berfungsi sebagai mengawasi ASN di Boalemo.
“IPKB ini adalah organ yang sudah berkerja sama dengan Bawaslu dalam rangka mengawasi ASN di Boalemo. Jadi ASN ini ada yang mengawasi yaitu IPKB namanya,” ungkap Amir.
Sebelumnya, kata Amir, Bawaslu Boalemo sudah melakukan sosialisasi kepada para ASN agar tidak terlibat pada politik praktis.
“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada ASN, bersama pak PJ Bupati, waktu itu beliau masih Sekda, dan beliau sampaikan, kalau memang ada pelanggaran itu segera ditindak lanjuti,” ujarnya.
Pelanggaran ASN Bukan Hanya Tahapan Kampanye
Dijelaskan Amir, pelanggaran yang tidak boleh dilakukan oleh ASN bukan hanya saja pada tahapan kampanye. Tapi lanjut Amir, itu disebutkan sebelum, sedang, dan setelah tahapan pemilu.
“Jadi ini IPKB yang punya fungsi luar biasa tolong diingatkan,” jelasnya.
Ketua Bawaslu Amir koem menegaskan, ketika ada ASN kedapatan memainkan aura politiknya, maka ASN tersebut akan ditindaki.
“Hukuman yang ringan bagi ASN itu adalah hanya penurunan pangkat satu tingkat dibawahnya, itu paling ringan, kalau yang paling berat yaitu pemecatan,” pungkasnya.














