Example floating
Example floating
DAERAHPemda Bone Bolango

Literasi Digital Kunci! Kominfo Bone Bolango Ajak Gen Z Jadi Produsen Konten yang Bertanggung Jawab

0
×

Literasi Digital Kunci! Kominfo Bone Bolango Ajak Gen Z Jadi Produsen Konten yang Bertanggung Jawab

Sebarkan artikel ini
Kabid Komunikasi Dinas Kominfo Bone Bolango, M. Taufik Asnawi saat memberikan materi kepada puluhan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial UNG yang melakukan kunjungan belajar ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bone Bolango, Kamis (2/10/2025). (F.AKP-Diskominfo)

HIMPUN.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bone Bolango menyerukan perlunya pergeseran paradigma dalam pengelolaan media pemerintah.

Kominfo menegaskan, media daerah kini tidak cukup hanya berfungsi sebagai corong penyampai informasi, melainkan harus mampu berdampak langsung, terutama dalam menyasar Generasi Z (Gen Z).

Kepala Bidang Komunikasi Dinas Kominfo Bone Bolango, M. Taufik Asnawi, menyampaikan penekanan ini saat menerima kunjungan belajar puluhan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kamis 2 Oktober 2025.

Menurut Taufik, karakter Gen Z—yang besar di era digital, cepat menerima, namun kritis dan selektif dalam mengonsumsi informasi—menuntut Pemerintah Daerah untuk meninggalkan pendekatan komunikasi yang terlalu formal.

Strategi Baru: Inklusif, Kreatif, dan Dua Arah

Taufik, yang memiliki latar belakang panjang di dunia jurnalistik, menjelaskan, strategi komunikasi pemerintah harus segera beradaptasi.

“Dalam era digital seperti sekarang, pengelolaan media tidak lagi hanya soal menyampaikan informasi, tetapi bagaimana informasi itu mampu berdampak, khususnya bagi Gen Z yang merupakan pengguna media digital terbesar saat ini,” jelasnya.

Dia menekankan beberapa kunci perubahan strategi komunikasi:

1. Pendekatan Kreatif dan Adaptif: Konten yang dikemas harus relevan dengan isu-isu yang dihadapi kaum muda, dengan visual yang menarik dan narasi yang mudah dicerna.

2. Narasi Inklusif: Pemerintah daerah perlu membangun narasi yang inklusif untuk menjembatani jarak dengan generasi muda.

3. Dua Arah (Responsif): Komunikasi tidak boleh lagi hanya satu arah. Pemerintah harus mendengar, merespons, dan melibatkan Gen Z dalam proses komunikasi publik.

Literasi Digital sebagai Kunci Partisipasi Kritis

Dalam pemanfaatan berbagai platform media sosial, Taufik menyoroti pentingnya menjaga integritas informasi sebagai prinsip utama. Pemanfaatan platform digital harus sejalan dengan upaya Kominfo untuk memperkuat literasi digital.

Hal ini bertujuan agar Gen Z tidak hanya berhenti sebagai konsumen pasif, tetapi juga didorong menjadi produsen konten yang bertanggung jawab.

“Pengelolaan media hari ini bukan hanya soal membangun citra pemerintah, tapi juga membangun kesadaran kritis dan partisipatif masyarakat, terutama generasi muda,” tutup Taufik, yang sebelumnya sukses membawa Diskominfo Bone Bolango meraih Terbaik II Anugerah Media Humas 2024 Kategori Siaran Pers.

Kominfo Bone Bolango berkomitmen untuk terus membenahi sistem komunikasinya agar tetap relevan dan efektif menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang paling aktif di ruang digital.*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *