27.8 C
Jakarta
Rabu, Juli 24, 2024

Buy now

Mahasiswa KKNT UNG Sukses Laksanakan Program ‘Desa Membangun’ di Desa Karya Indah

HIMPUN.ID – Sebagai bentuk realisasi dari poin ke-3 tridharma perguruan tinggi, yakni pengabdian terhadap masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) UNG yang melakukan pengabdian di Desa Karya Indah, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo, menyatakan telah melaksanakan seluruh program KKNT “Desa Membangun”.

Hal tersebut, disampaikan oleh Koordinator Desa Azizul Amlam, saat dikonfirmasi himpun.id, Kamis 04 November 2021.

Sukses Laksanakan Program 'Desa Membangun', Mahasiswa KKNT UNG Dapat Apresiasi Kades Karya Indah
Koordinator Desa (Kordes) Karya Indah, Azizul Amlam

6 Program Utama Mahasiswa KKNT UNG Pengabdian Desa Karya Indah

Menurut Kordes Azizul, ada 6 kegiatan utama yang telah ia dan teman-temannya laksanakan selama 45 hari, melakukan pengabdian di Desa Karya Indah, yaitu :

1. Pengenalan dan observasi lapangan, serta kolaborasi kegiatan pemerintah desa dengan program mahasiswa KKNT;

2. Memfasilitasi kegiatan PKK;

3. Pencegahan Covid-19

4. Karang taruna dan kepemudaan;

5. Pembinaan keagamaan

6. Bakti Sosial.

Azizul menjelaskan, untuk kegiatan pengenalan dan observasi lapangan, serta kolaborasi kegiatan pemerintah desa dengan program mahasiswa KKNT, dirinya dan teman-teman mahasiswa lainnya ikut serta dalam setiap agenda penyelenggaran pemerintahan di Desa Karya Indah.

“Bentuk konkritnya yaitu penataan kantor desa, penataan administrasi desa, berpartisipasi dalam pembahasan rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJM Des), penerapan SDGs (Sustainable Development Goals) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, dan ikut serta dalam penyusunan RKP dan RAPB Desa tahun 2022,” tutur Azizul.

Azizul menambahkan, disamping ikut memfasilitasi kegiatan PKK, hal yang kerap dilakukan oleh mahasiswa KKNT yaitu upaya membantu pemerintah desa dalam hal pencegahan dan penularan virus Covid-19.

“Kita ketahui bersama, bahwa virus Covid-19 masih merupakan ancaman bagi kita semua. Dan menurut saya, ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tapi kita semua masyarakat desa, terlebih mahasiswa yang melakukan pengabdian di desa Karya Indah. Oleh karena itu, upaya menerapkan protokol kesehatan dengan senantiasa memakai masker, dan mengedukasi masyaraka perihal pentingnya melakukan vaksinasi, sering kami mahasiswa lakukan setiap seminggu sekali,” ungkap Kordes Azizul.

Lebih lanjut, Kordes Azizul memaparkan bahwa, program lainnya yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKNT dibidang pemuda, karang taruna dan pembinaan keagamaan adalah pentas seni budaya dan pengajian Alqur’an di TPA.

“Alhamdulilah, kegiatan pentas seni dan budaya, sukses kami laksanakan. Masyarakat terhibur dan sangat mengapresiasi kegitan pentas seni dan budaya tersebut. Hal lainnya yang kami laksanakan dibidang sosial, yaitu perbaikan tapal batas jembatan, serta program jum’at bersih, dimana sasarannya adalah pembersihan tempat-tempat umum yang ada di Desa Karya Indah,” ungkap Azizul.

Apresiasi Kades Karya Indah Perihal Eksistensi Mahasiswa KKNT UNG

Senada dengan hal diatas, Kades Karya Indah Ramli Lamusi, mengapresiasi keberadaan mahasiswa KKN.

Ramli menuturkan bahwa, hadirnya mahasiswa KKN di desa Karya Indah, sangat membantu pihak pemerintah desa, baik itu secara pemikiran, maupun secara tenaga.

“Kami selaku pemerintah desa Karya Indah, mengucapkan terimakasih kepada adik-adik mahasiswa yang melakukan pengabdian di desa ini. Tentu dengan adanya kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa, bisa memotivasi anak-anak lulusan SMA yang ada di desa ini, untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” ungkap Kades Ramli.

Kades Ramli menambahkan, untuk kegiatan mahasiswa di Desa Karya Indah sudah berjalan dengan bagus dan sukses.

Dirinya bahkan bersyukur, karena mahasiswa KKNT senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah desa terkait dengan semua penyelenggaraan pemerintahan yang ada di Desa Karya Indah.

Dikatakan Ramli, apapun yang dilakukan oleh pemerintah desa, menyangkut persoalan penyelenggaraan pemerintahan desa, tentunya butuh pemikiran dari orang-orang yang punya semangat dan punya pemikiran untuk maju.

“Dan itu semua, saya nilai ada di anak-anak mahasiswa KKN. Olehnya itu saya berpesan, jadikanlah semua yang telah dilakukan didesa ini, sebagai modal utama untuk sebelum akhirnya benar-benar terjun ke masyarakat. Mengimplementasikan hal-hal yang dipelajari selama 4 tahun di kampus ke masyarakat luas,” pungkas Kades Ramli.

Editor: Arten Masiaga