Example floating
Example floating
Pemda Boalemo

Naik 0,79 Persen, IPM Kabupaten Boalemo Tahun 2025 Sentuh Angka 69,89

0
×

Naik 0,79 Persen, IPM Kabupaten Boalemo Tahun 2025 Sentuh Angka 69,89

Sebarkan artikel ini
(Foto: Dok. Pemda Boalemo).

HIMPUN.ID – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Boalemo pada tahun 2025 berhasil menyentuh angka 69,89, atau mengalami peningkatan sebesar 0,79 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.

Capaian positif tersebut mengonfirmasi keberlanjutan tren peningkatan kualitas hidup dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Boalemo secara konsisten dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Berdasarkan data Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boalemo Nomor 04/12/7501/Th. III bertanggal 5 Desember 2025, angka IPM Kabupaten Boalemo terus merangkak naik secara bertahap sejak tahun 2021 yang saat itu berada di angka 67,02, kemudian meningkat menjadi 67,86 pada 2022, 68,78 pada 2023, 69,34 pada 2024, hingga akhirnya mencapai 69,89 pada 2025.

Peningkatan grafik IPM ini ditopang oleh pertumbuhan positif pada seluruh dimensi pembentuknya. Pada dimensi kesehatan, Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir masyarakat Boalemo tercatat mencapai 71,70 tahun.

Sementara itu pada dimensi pendidikan, angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS) tercatat sebesar 7,32 tahun dan Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 12,60 tahun. Pada dimensi standar hidup layak, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan masyarakat Boalemo tercatat sebesar Rp10.720.000.

Secara komparatif di tingkat regional Provinsi Gorontalo, capaian IPM Kabupaten Boalemo sebesar 69,89 ini menempatkan Boalemo di atas Kabupaten Gorontalo Utara yang mencatatkan angka 69,62. Adapun posisi daerah lainnya yakni Kabupaten Pohuwato sebesar 70,59, Kabupaten Gorontalo sebesar 71,54, Kabupaten Bone Bolango sebesar 73,30, serta Kota Gorontalo sebesar 79,97.

Pertumbuhan angka IPM ini menjadi barometer teknis penting bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan arah kebijakan pembenahan sektor prioritas, utamanya pada layanan kesehatan, pemerataan akses pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.(Adv)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *