HIMPUN.ID – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat koordinasi strategis guna menuntaskan berbagai isu krusial daerah sekaligus mengawal percepatan program strategis nasional.
Pertemuan lintas unsur pimpinan daerah tersebut dipusatkan di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo pada Selasa 3 November 2026.
Usai memimpin jalannya rapat, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi membeberkan, agenda pembahasan rapat Forkopimda difokuskan pada dua klaster utama, yakni penanganan dinamika isu lokal dan pemantauan program nasional di tingkat daerah.
Sofyan menguraikan, salah satu poin penanganan daerah yang menjadi prioritas utama Forkopimda adalah penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang tersebar di wilayah tiga kecamatan.
“Tadi kita membahas PETI yang ada di tiga kecamatan, ada di Kecamatan Pulubala, Kecamatan Motilango, dan Kecamatan Asparaga itu sesegera mungkin diatasi,” kata Sofyan.
Selain penanganan tambang ilegal, Sofyan membeberkan situasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini mulai mereda, namun tetap membutuhkan langkah sosialisasi pencegahan secara masif kepada masyarakat luas.
Orang nomor satu di Pemkab Gorontalo itu juga menyoroti pemenuhan pasokan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di beberapa titik, seperti di kawasan dusun-dusun wilayah Kecamatan Pulubala yang mulai mendapatkan jangkauan pendistribusian air per hari ini.
Sementara dalam lingkup pengawalan program nasional, Sofyan mengapresiasi progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lamu yang telah mencapai kisaran 90 persen.
Adapun untuk pembentukan 11 titik lokasi baru yang progres fisiknya berada di angka 20 persen, Pemkab Gorontalo terus menggandeng Kejari Kabupaten Gorontalo dalam skema pendampingan hukum.
“Untuk 11 titik baru baru 20 persen, itu melalui pendampingan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo. Ketika dimaksimalkan insyaallah bisa selesai. Kemudian untuk Koperasi Merah Putih, sudah masuk mobil operasional dan rak-rak jualan,” jelas Sofyan.
Lebih lanjut, Sofyan menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda dalam memperketat pengawasan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini sedang berjalan di lapangan.
Melalui sinergi erat Forkopimda ini, Sofyan berharap seluruh kendala teknis penanganan PETI, penyaluran pasokan air bersih, hingga realisasi program strategis nasional di Kabupaten Gorontalo dapat tuntas tanpa hambatan berarti.(Adv)
Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu














