Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo

Genjot Produktivitas Pertanian, Dinas KPP Kabgor Salurkan Bantuan Bibit Jagung untuk Lahan Seluas 19.573 Hektare

0
×

Genjot Produktivitas Pertanian, Dinas KPP Kabgor Salurkan Bantuan Bibit Jagung untuk Lahan Seluas 19.573 Hektare

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Gorontalo, Fonny Tangahu, saat diwawancarai di Ruang Kerja, Senin 2 November 2026 (Foto: Himpun.id/Agung Nugraha).

HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) terus berkomitmen mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dengan mendistribusikan bantuan bibit jagung kepada para petani di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo sepanjang tahun 2026.

Langkah taktis intervensi sektor pangan tersebut direalisasikan melalui penyaluran bantuan bibit jagung yang ditargetkan mampu mencakup total luas lahan pertanian mencapai 19.573 hektare.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Gorontalo, Fonny Tangahu, mengonfirmasi bahwa total alokasi bantuan bibit jagung untuk musim tanam tahun 2026 disalurkan secara berjenjang guna memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat di lapangan.

Fonny menjelaskan, seluruh penyaluran bantuan bibit tanaman pangan tersebut difasilitasi melalui wadah kelompok tani yang terdaftar resmi di wilayah Kabupaten Gorontalo.

“Itu seluruh petani jagung yang ada di Kabupaten Gorontalo, dan kami salurkan melalui kelompok-kelompok tani,” ungkap Fonny Tangahu saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Senin 2 November 2026.

Lebih lanjut, Fonny menerangkan, skema pembiayaan program bantuan bibit jagung ini bersumber dari dua pilar penganggaran utama, yakni Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten Gorontalo serta dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Fonny merinci alokasi bibit yang dibiayai melalui DAU APBD dialokasikan untuk lahan seluas 537 hektare, sementara bantuan dari APBN disalurkan secara bertahap dalam tiga gelombang distribusi.

“Yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjumlah 537 hektare. Kemudian yang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memiliki tiga tahap: untuk tahap pertama 4.000 hektare, tahap kedua 5.000 hektare, dan untuk tahap tiga 10.000 hektare,” jelasnya.

Menyinggung mengenai capaian target penyaluran, Fonny Tangahu membeberkan bahwa jajarannya mengintensifkan distribusi bantuan APBN tahap ketiga sebesar 10.000 hektare agar dapat rampung sepenuhnya sebelum penghujung bulan ini.

Fonny menambahkan, penyaluran bibit pada tahap sebelumnya sempat mengalami penyesuaian jadwal akibat dampak musim kemarau panjang yang melanda wilayah Gorontalo selama kurun waktu empat bulan terakhir.

“Penyaluran tahap ketiga ini target kami akan menyelesaikan di bulan November tahun 2026,” tegasnya.

Menutup penyampaiannya, Fony menyinggung keterlambatan penyaluran dikarenakan kondisi cuaca yang kurang memungkinkan bagi petani menanam.

“Memang penyerahan bibit jagung ini agak terlambat penyalurannya karena mengalami kemarau panjang selama 4 bulan. Dan alhamdulillah, sudah mulai hujan, petani sudah bisa mulai menanam,” pungkas Fonny Tangahu.(Adv)

Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *