HIMPUN.ID – Dalam rangka menguatkan pondasi pelaksanaan otonomi daerah yang optimal, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, menegaskan, pentingnya penguatan kapasitas daerah.
“Terutama dalam hal peningkatan kualitas sumber daya aparatur, penguatan kelembagaan daerah, serta pengelolaan keuangan yang akuntabel,” terang Iskandar saat memberikan arahan pada Apel Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29, Jumat 25 April 2025.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Iskandar mengawali dengan menyampaikan sambutan Menteri dalam Negri (Mendagri) Republik Indonesia.
Iskandar mengatakan, Mendagri menekankan, momentum Hari Otoda sebagai refleksi atas pelaksanaan desentralisasi selama hampir tiga dekade terakhir, serta dampaknya terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Indonesia adalah negara besar, bukan hanya dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk, tetapi juga dari keragaman budaya, sumber daya alam, dan potensi daerahnya. Namun, semua ini hanya akan bermakna jika sinergi pusat dan daerah dapat berjalan solid dan berkelanjutan,” ungkap Bupati saat membacakan sambutan Mendagri.

Dalam sambutan tersebut juga ditekankan, sejumlah prioritas nasional yang perlu disinergikan, seperti swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, tata kelola pemerintahan yang transparan, pendidikan berkualitas, layanan kesehatan merata, hingga reformasi birokrasi yang efektif dan efisien.

Rangkaian upacara peringatan Otda juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melanjutkan perjuangan emansipasi yang telah dirintis oleh R.A. Kartini.
“Kita patut berbangga karena perempuan Indonesia saat ini telah banyak berkontribusi dalam berbagai sektor. Namun perjuangan belum selesai. Masih ada tantangan yang harus kita hadapi bersama untuk menciptakan ruang yang adil dan setara,” ungkap Iskandar.

Sebagai penutup rangkaian acara, Bupati Iskandar Kamaru menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 10 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Pemadam Kebakaran (Damkar).
Penyerahan SK ini menjadi simbol komitmen Pemkab Bolsel, dalam memperkuat kapasitas pelayanan publik di sektor penanggulangan bencana kebakaran.
“Semangat Hari Otonomi Daerah dan Hari Kartini harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun pemerintahan yang inklusif, tanggap, dan berkelanjutan,” tutup Bupati.
Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.
Tema ini merepresentasikan komitmen kuat pemerintah untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan solid antara pemerintah pusat dan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan jajaran Forkopimda, Ketua Tim Pengerak TPKK dan Sekertari TPKK. Para Asisten Setda, Tenaga Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Kepala Sekolah, Kepala Puskesmas, Camat, Sangadi, serta seluruh ASN dan THL di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel.*
Reporter: Marcelino Mahmud














