HIMPUN.ID – Di tengah khidmatnya pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 H, kabar menyejukkan datang bagi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Pasalnya, anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 sebesar Rp21 miliar telah dipastikan aman dan siap dicairkan.
Pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Ismet Mile menaruh perhatian besar pada kesejahteraan pegawai di momen hari besar keagamaan ini. Kini, penantian para abdi negara tersebut tinggal selangkah lagi, yakni menunggu terbitnya Petunjuk Teknis (Juknis) dari pemerintah pusat.
Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Bone Bolango, Abdul Halim Katili menyampaikan, kesiapan anggaran ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebutuhan ekonomi ASN menjelang Idul Fitri.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 2 Maret 2026, Abdul Halim tampak optimis dan menjelaskan, seluruh proses administrasi internal di daerah telah rampung.
“Prinsipnya kami di Bone Bolango sudah siap. Anggaran sekitar Rp20 hingga Rp21 miliar sudah kami poskan untuk THR ASN, baik PNS maupun PPPK. Sekarang kita tinggal menunggu ‘lampu hijau’ berupa juknis dari kementerian sebagai dasar hukum pembayarannya,” ungkap Abdul Halim.
Halim juga menyinggung mengenai nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Halim berharap aturan yang turun nantinya dapat mengakomodasi seluruh kategori, termasuk PPPK paruh waktu yang saat ini teknis pemberiannya masih dikaji oleh pusat.
Menurutnya, pencairan THR di bulan Ramadan bukan sekadar pemenuhan hak administratif, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi para pegawai.
“Di bulan yang penuh keberkahan ini, mari kita banyak berdoa agar juknis segera turun. Insya Allah, ini akan menjadi kado Ramadan yang menggembirakan bagi seluruh ASN kita untuk memenuhi kebutuhan keluarga menyambut hari kemenangan,” tuturnya dengan nada penuh harap.
Kesiapan dana Rp21 miliar ini juga diprediksi akan menjadi motor penggerak ekonomi di wilayah Bone Bolango. Dengan cairnya THR tepat waktu, daya beli ASN akan meningkat, yang secara otomatis akan menghidupkan pasar-pasar tradisional dan UMKM lokal selama bulan suci hingga menjelang Lebaran nanti.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango pun berjanji akan segera memproses pencairan sesaat setelah juknis diterima, agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh pegawai.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














