HIMPUN.ID – Sektor pertanian di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) mendapat suntikan semangat baru melalui kolaborasi antara jajaran pemerintah daerah dan akademisi.
Hal ini terlihat dalam aksi nyata Gerakan Agro Mopomulo (GAM) yang digelar di Desa Huidu Melito, Kecamatan Tomilito, Selasa 10 Feberuari 2026.
Berbeda dari biasanya, gerakan penguatan ketahanan pangan kali ini turut melibatkan mahasiswa KKS-Tematik IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga berkontribusi langsung dengan menyediakan bibit pohon produktif seperti mangga, cokelat, hingga alpukat untuk ditanam di lahan desa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, yang hadir mewakili pemerintah daerah, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan kaum intelektual muda tersebut dalam menyukseskan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029 ini.
“Terima kasih kepada mahasiswa KKS-Tematik IAIN Sultan Amai Gorontalo yang ikut berpartisipasi menyediakan bibit. Kita berdoa bersama, semoga apa yang kita tanam hari ini tumbuh subur dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan,” ujar Suleman di sela-sela kegiatan.

Suleman menjelaskan, Gerakan Agro Mopomulo bukan sekadar seremoni penanaman pohon, melainkan strategi jangka panjang untuk mengoptimalkan potensi lahan yang ada di Gorontalo Utara. Selain itu, program ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya budidaya tanaman yang berkelanjutan.
“Program ini adalah langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi baru di pedesaan. Kehadiran kami di sini untuk menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam mewujudkan kemakmuran daerah,” tambahnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Asisten Administrasi Umum Marzuki Tome, Kepala Dinas Tanaman Pangan Asri Menu, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ayuba Talib. Dukungan penuh dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini menunjukkan keseriusan Pemkab Gorut dalam menjadikan Tomilito sebagai salah satu basis penguatan sektor pertanian lokal.
Camat Tomilito, Rafiq M. Rahmola, beserta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tomilito turut mendampingi proses penanaman yang diharapkan menjadi pemantik bagi warga desa lainnya untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Dengan semangat gotong royong antara pemerintah dan mahasiswa, Desa Huidu Melito diharapkan sukses mengimplementasi program GAM yang berdampak langsung pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.*














