HIMPUN.ID – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengunjungi Festival Gebyar Qunut di Desa Payunga, Kecamatan Batudaa. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau pusat keramaian masyarakat yang menjual pisang dan kacang pada malam ke-15 Ramadan atau malam Qunut pertama.
Aktivitas jual beli ini merupakan tradisi rutin tahunan yang memadati Lapangan Olahraga Desa Payunga.
Dalam tinjauannya, Sofyan Puhi memuji pelaksanaan festival yang dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari tersebut karena dinilai konsisten mempertahankan ciri khas lokal secara turun-temurun.
“Ciri khasnya yang selalu kita lihat bersama yaitu kacang dan pisang,” ungkap Bupati Sofyan saat diwawancarai, Kamis 5 Maret 2026.
Orang nomor satu di Pemkab Gorontalo itu berharap agar masyarakat terus menjaga warisan budaya ini sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.
“Saya berharap, tetap terus dipertahankan tradisi seperti ini, agar generasi kita bisa belajar dalam tradisi, budaya, dan agama,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga komoditas yang dijual warga sekitar tergolong sangat terjangkau.
Pisang raja misalnya, dijual dengan kisaran harga Rp10.000 per sisir, jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar lain yang mencapai Rp20.000 per sisir.
Pisang dan kacang yang dipasarkan merupakan hasil bumi milik warga setempat yang telah disiapkan khusus untuk memeriahkan tradisi malam Qunut di wilayah tersebut.(Adv)
Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu














