HIMPUN.ID – Kepala Dinas Kominfo Boalemo, Ulkia Qiu, menuturkan, Du’a Lo Ulipu dan Ritual pencucian batango raja, merupakan tradisi untuk melestarikan budaya dan adat.
“Serta menjaganya tidak punah, sekaligus mendoakan para leluhur serta daerah Kabupaten Boalemo, agar tetap dalam perlindungan, keselamatan dan penjagaan dari Allah SWT,” terang Ulkia Qiu.
Dijelaskan Ulkia Qiu, batang raja merupakan benda berbentuk panjang dengan diameter 0.50 cm, berwarna hitam, terbuat dari kayu jati, yang sejak 1835 hingga saat ini masih utuh.
Ulkia Qia mengungkapkan, bagian kedua ujung batang raja bertuliskan VOC.
“Dimana tahun tersebut Boalemo masih di bawah kekuasaan Kerajaan Limboto, yang dipimpin oleh 6 (Enam) orang raja secara bergantian, yaitu Raja Mowuhe, Raja Hiisa, Raja Tiyahu, Raja Hinthe, Raja Mayuru dan Raja Datumula,” jelas Ulkia Qiu.

Batango Raja Tercatat Kekayaan Intelektual Komunal
Dikatakan Ulkia Qiu, secara resmi Batango raja (Batang raja) Kab Boalemo, telah tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indonesia, klasifikasi seni rupa, dua dimensi, upacara adat-ritual oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Baca juga:Ferdy Sambo Diberhentikan Tidak dengan Hormat
Dikatakan Ulkia Qiu, Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Periwisata dan kebudayaan melaksanakan ritual adat pencucian batang raja, setiap Tanggal 27 Muharram bertepatan dengan 25 Agustus 2022.
“Batango raja (Batang raja) merupakan benda pusaka perjuangan menjadikan kerajaan Boalemo bisa berdiri sendiri, serta mendapatkan pengakuan,” tutup Ulkia Qiu.
Ritual adat pencucian batang raja berlangsung di kantor Perpustakaan Boalemo, Kamis 25 Agustus 2022.
Hadir dalam pelaksanaan Du’a lo Ulipu dan pencucian batang raja, Tokoh Adat dan sesepuh boalemo, Nizam Dai, Ketua Lembaga Adat Boalemo, Hisyam Tambiyo, Staf ahli Bupati Boalemo Oci Pauweni, Tokoh perempuan, Adriana Machmoed, Plt Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Roswita Manto, Kadis Kominfo, Sekretaris Pariwisata dan kebudayaan, Sekretaris Perpustakaan, Sekretaris BPBD, Camat Tilamuta, para Baate Kabupaten Boalemo, dan insan pers.
Editor: Abdurrahman Agunta
Sumber: Kadis Kominfo Boalemo Ulkia Qiu














