Example floating
Example floating
KESEHATAN

Usia Muda Sudah Timbul Uban di Kepala, Ini Penjelasannya Menurut dr. Saddam Ismail

0
×

Usia Muda Sudah Timbul Uban di Kepala, Ini Penjelasannya Menurut dr. Saddam Ismail

Sebarkan artikel ini
Usia Muda Sudah Timbul Uban di Kepala, Tangkap layar YouTube/Saddam Ismail

HIMPUN.ID – Jika orang tua memiliki rambut uban menngkin sudah biasa.

Namun, jika rambut uban itu ada pada orang masih muda, mungkin masih banyak yang belum mengetahui penyebabnya.

Banyak orang yang beranggapan kalau rambut uban ini terjadi ketika orang sudah tua, ataupun usianya sudah lanjut.

Tapi faktanya di lapangan, ada juga orang yang dewasa, yang belum tua, itu rambutnya sudah mulai ada yang memutih atau rambut uban.

Penjelasan dr. Saddam Ismail

Mengapa orang belum tua bisa ubanan? apa yang menyebabkan orang muda bisa ubanan?. Berikut ini penjelasan dr. Saddam Ismail, dikutip himpun.id dari video yang diunggah dikanal YouTubenya, 14 Mei 2022.

Dijelaskan dr. Saddam Ismail, ada beberapa fakta penting yang mungkin perlu diketahui.

1. Tekstur rambut uban dan hitam berbeda

Rambut uban itu lebih tipis dibandingkan rambut yang masih hitam, yaitu karena kutikula nya memang lebih tipis.

Rambut uban juga lebih cepat kehilangan air, mangkanya dia lebih kering, gampang rapuh, dan juga lebih kasar dibandingkan dengan rambut yang hitam.

Baca Juga:Raden Mas Soewardi Surjaningrat (Ki Hadjar Dewantara)

Baca Juga:Polri Menduga 3 dari 5 WNI Fasilitator Keuangan ISIS Berada di Suriah

Dan saat usia sudah bertambah ataupun usia tua, itu kulit kepala juga menghasilkan minyak yang lebih sedikit.

“Nah makanya rambut jadi kering, kepala jadi lebih kering. Jadi memang kalau teman-teman rambutnya ada uban, ataupun banyak ubannya itu harus dapat perhatian yang lebih,” jelas dr. Saddam Ismail.

Disarankan dr. Saddam Ismail, jangan sering terpapar sinar matahari, misalkan pakai topi, kemudian juga jaga kelembaban rambut.

“Kemudian hati-hati yang ketika menggunakan air, misalkan airnya kotor, itu juga harus diperhatikan,” ungkapnya.

2. Pigmen rambut berkurang

Disetiap tempat tumbuhnya rambut ada melanin, melanin yang bertugas untuk memberikan warna pada rambut.

Ketika usia bertambah, nanti melaninnya juga semakin berkurang.

“Nah jadi kalau seandainya tumbuh rambut baru ya, warna itu lebih terang. Ketika folikel ini sama sekali tidak ada melaninnya lagi, itu nanti ketika tumbuh rambut, waranya itu sudah tidak berwarna lagi,” ungkap dr. Saddam Ismail.

Jadi kata dr. Saddam Ismail, tidak hanya orang tua saja, yang mengalami masalah pigmen rambut, usia muda juga bisa.

“Jadi bukan orang ubanan itu identik dengan orangtua, orang muda bisa mengalaminya. Jadi hal ini tergantung setiap orang itu berbeda-beda pigmen rambutnya. Jadi tergantung pigmen rambut dari orang tersebut,” papar dr. Saddam Ismail.

3. Usia lima puluh tahunan uban pasti banyak

Pada umumnya, ketika memasuki usia 50 tahunan, uban memang akan semakin banyak. Ini kondisi yang normal, yang umum terjadi.

“Ini bisa separuh rambut teman-teman sudah putih, semua yang tadinya masih sedikit-sedikit putihnya, ini hampir separuh dari jumlah rambut teman-teman jadi putih,” terang dr. Saddam Ismail.

Imbuhnya, itu terjadi karena memang proses penuaan, tetapi rambut ubanan yangt banyak tadi, sebenarnya masih banyak dipengaruhi oleh berbagai hal.

“Ada yang sebelum 50 tahun, rambutnya sudah seputih separuh. Ada yang 50 tahun rambutnya masih hitam. Jadi banyak faktor sebenarnya yang mempengaruhi,” kata dr. Saddam Ismail.

4. Uban bisa dipicu oleh rokok

Kebiasaan merokok ini bisa mempengaruhi rambut, rambut bisa berubah jadi abu-abu.

“Kalaupun uban itu sebelum usia tigapuluh tahunan,” jelas dr. Saddam Ismail.

Kebiasaan rokok ini bisa mempengaruhi pigmen rambut. Karena rokok ini bisa mengakibatkan stres oksidatif, kemudian mempengaruhi sel melanosit,” ujar dr. Saddam Ismail.

Kata dr. Saddam Ismail, sel melanosit ini berperan penting terhadap produksi melanin.

“Jadi kalau sel melanositnya rusak, otomatis melaninnya bisa terganggu. Jadi warna rambut teman-teman jadi abu-abu, ataupun putih,” ketusnya.

5. Pengaruh genetik

Usia muda bisa saja sudah mengalami ubanan, ataupun memiliki uban. Ini dipengaruhi oleh faktor genetika ataupun faktor keturunan.

“Faktor penyebab rambut ubanan kalau keturunan ini memang tidak bisa di rubah. Jadi nggak bisa dirubah kalau memang keturunan,” beber dr. Saddam Ismail.

“Jadi kalau teman-teman memiliki uban di usia muda, bisa saja itu keturunan.

6. Jangan cabut rambut beruban

Diterangkan dr. Saddam Ismail, ada Orang beranggapan rambut beruban itu jangan dicabut, nanti bisa tambah banyak.

“Sebenarnya kalau teman-teman tidak mencabut rambut beruban, itu bukan berarti rambut beruban jadi sedikit ataupun berhenti-berhenti beruban, kalau teman-teman misalkan cabut rambut beruban 1 helay, kemungkinan nanti rambut yang tumbuh yang baru pun bisa saja rambut tersebut akan tetap beruban,” ulasnya.

Dikatakan dr. Saddam Ismail, rambut beruban itu bukan menular.

“Jadi bukan menular ke sebelahnya, namun itu dipengaruhi oleh pigmen rambut. Kenapa tidak boleh mencabut rambut beruban, karena kalau dicabut terus-terusan itu malah folikel rambutnya jadi rusak, nanti malah enggak tumbuh rambutnya,” tutupnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *