Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo Utara

Wabup Nurjana Imbau Aksi Bersih 15 Menit Setiap Hari Bagi Seluruh Jajaran Pemda Gorut

0
×

Wabup Nurjana Imbau Aksi Bersih 15 Menit Setiap Hari Bagi Seluruh Jajaran Pemda Gorut

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Nurjana Hasan Yusuf bersama pejabat teras lainnya saat menghadiri apel bersama jajaran pemerintahan Provinsi Gorontalo dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dipusatkan di kawasan Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu 15 Februari 2026 (Foto: Himpun.id/hms Pemda).

HIMPUN.ID  – Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf menegaskan, aparatur pemerintah harus menjadi contoh utama dalam pelestarian lingkungan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Apel Bersama tingkat Provinsi Gorontalo dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dipusatkan di kawasan Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu 15 Februari 2026.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Wabup Nurjana mengimbau seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Gorontalo Utara, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, untuk merutinkan aksi bersih-bersih lingkungan kerja setiap hari selama 10 hingga 15 menit setelah apel pagi.

Wabup Nurjana yang hadir bersama Gubernur Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, serta sejumlah pejabat teras lainnya, menyatakan, Gerakan Indonesia ASRI harus menjadi motivasi bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Menurut Nurjana, aksi bersih-bersih tersebut memiliki dimensi edukasi yang luas, terutama dalam meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya tata kelola sampah yang dimulai dari lingkungan kerja terkecil.

“Selain membersihkan lingkungan kerja, kegiatan ini juga berfungsi sebagai edukasi untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan kita,” ujar Wabup di sela kegiatan.

Orang nomor dua birokrasi Pemda Gorut itu berharap, budaya bersih ini tidak berhenti pada seremoni apel bersama saja, melainkan menjadi identitas dan kebiasaan harian aparatur sipil negara di wilayahnya.

“Kita harus menjadi contoh. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan hari ini, tetapi setiap hari setelah apel pagi, cukup 10 sampai 15 menit. Kita awali dari lingkungan kantor bupati, kantor camat, hingga ke desa-desa,” pungkasnya.(Adv)

Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *