HIMPUN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki, menggelar reses terakhir masa persidangan pertama tahun 2025-2026 di Desa Tongo, Kecamatan Bonepantai, Kamis 30 Oktober 2025.
Pertemuan ini disambut antusias oleh masyarakat yang menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi mendesak.
Sejumlah keluhan yang disampaikan warga mencakup akses jalan desa Kamiri, permohonan bantuan Sapi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), kebutuhan Beasiswa, hingga masalah tahunan rawan banjir di desa tersebut.
Menanggapi keluhan terkait akses jalan desa ke Kemiri, Femmy berjanji akan segera berkoordinasi untuk memperjuangkan hal ini, bahkan hingga ke pemerintah Pusat.
“Saya akan koordinasi apakah itu jalan Provinsi atau Kabupaten. Tapi, tetap menyesuaikan dengan anggaran karena efisiensi besar-besaran. Kalau bisa, ini kita perjuangkan ke Pusat,” ujar Femmy.
Femmy menambahkan, akan mengonsepkan rencana pengembangan Desa Kemiri, seperti konsep pemukiman terpusat, agar upaya perbaikan jalan lebih mudah diwujudkan.
Femmy juga akan mencoba menyampaikan aspirasi tersebut ke Kementerian Desa (Kemendes) melalui jaringannya di sana.
Terkait permohonan Beasiswa, Femmy menegaskan telah memanfaatkan berbagai jaringannya, baik melalui organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) maupun partai politik, untuk mempermudah perjuangan aspirasi ini.
Sementara itu, untuk permohonan bantuan Sapi, Femmy masih berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan ketersediaan kuota.
“Kemarin itu untuk Sapi saya hanya dapat 5, karena di Bone Bolango juga itu rencananya ada bantuan Sapi dari Pemda. Tetap, akan saya koordinasikan,” jelasnya.
Femmy juga menuturkan, untuk bantuan UMKM Insya Allah akan diperjuangkan bersama-sama pada tahun anggaran 2026.
Femmy juga menekankan pentingnya kelengkapan syarat, terutama yang mengharuskan masuk dalam sistem Data Teknologi dan Sistem Energi Nasional (DTSEN), untuk setiap bantuan yang dimohonkan.
Mengenai masalah rawan banjir di Desa Tongo, Femmy menerangkan, berbagai upaya telah dilakukan.
Bahkan, Femmy telah mengajak masyarakat langsung bersamanya ke Balai Sungai untuk memperjuangkan aspirasi normalisasi sungai di beberapa tempat yang rawan bencana.
Kepala Desa (Kades) Kemiri, Ahmad Tunggali, yang turut hadir dalam agenda reses, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.
“Alhamdulillah di Desa Kemiri sudah masuk bantuan untuk masyarakat motor cool-box dan Beasiswa. Sekarang untuk beasiswa meringankan beban orang tua dan tinggal kos yang dibayar,” tutur Ahmad.
Di akhir reses, Femmy menegaskan komitmennya untuk selalu berjuang demi aspirasi masyarakat sebagai anggota legislatif DPRD Provinsi Gorontalo dan berharap masyarakat selalu menjalin silaturahmi bersamanya.*















