Example floating
Example floating
DPRD Provinsi Gorontalo

Banyak Aspirasi Saat Reses di Tunas Jaya, Femmy Siap Perjuangkan Kebutuhan Warga

0
×

Banyak Aspirasi Saat Reses di Tunas Jaya, Femmy Siap Perjuangkan Kebutuhan Warga

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki atau akrab disapa Femmy saat menggelar reses masa persidangan kedua tahun 2025-2026 di Desa Tunas Jaya, Rabu 4 Februari 2026 (Foto: Himpun.id/Fadli Sukriani Melu)

HIMPUN.ID Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki atau akrab disapa Femmy, disambut antusias oleh masyarakat Desa Tunas Jaya, Kecamatan Bonepantai, saat menggelar reses masa persidangan kedua tahun 2025-2026, Rabu 4 Februari 2026.

Agenda ini merupakan reses perdana oleh Anggota DPRD Provinsi bagi masyarakat di lingkungan Tunas Jaya bagian dalam.

Aspirasi utama yang mencuat adalah terkait pembangunan jalan tani yang baru terealisasi 100 meter dari total 800 meter yang diusulkan.

Petani setempat meminta agar sisa pembangunan segera dituntaskan melalui pengawalan anggaran di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Melalui kesempatan ini, kami mohon kepada Ibu Femmy agar dapat mengawal untuk dianggarkan kembali secara utuh dengan anggaran yang mencapai 800 meter,” tutur salah satu petani di Desa Tunas Jaya.

Selain infrastruktur, warga yang fokus pada pertanian hortikultura mengeluhkan minimnya fasilitas untuk memproduksi pupuk kompos secara mandiri.

“Kami telah membuat pupuk kompos, hanya saja kekurangan fasilitas. Melalui kesempatan ini, kami minta perhatian dari Ibu Femmy,” ungkap tokoh masyarakat yang juga sebagai Petani.

Menanggapi hal tersebut, Femmy Udoki menjelaskan, untuk akses jalan tani sepanjang kurang dari satu kilometer, dirinya akan berkoordinasi dengan Anggota DPRD Kabupaten Bone Bolango, khususnya dari Partai Amanat Nasional (PAN), agar bisa menggunakan anggaran kabupaten.

“Sebenarnya ini dengan anggaran kabupaten cukup, cuma 1 kilo. Nanti juga akan disampaikan ke anggota DPRD kabupaten,” ungkap Femmy.

Terkait fasilitas produksi pupuk kompos, Femmy menyatakan kesiapannya untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat yang lebih tinggi jika anggaran daerah tidak mencukupi.

“Insyaallah nanti saya akan perjuangkan. Karena, ini sesuatu yang perlu didukung secara penuh. Saya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian bahkan kalau bisa sampai ke Kementerian jika anggaran daerah kurang,” tegasnya.

Masyarakat juga menyampaikan keluhan lain seperti penanganan banjir melalui pembangunan bronjong, usaha percetakan bagi Karang Taruna, kesejahteraan pengurus Koperasi Merah Putih, hingga isu lauk makanan bergizi gratis yang dikeluhkan siswa.

Menutup kegiatan reses, Femmy meminta masyarakat segera menyerahkan proposal resmi untuk setiap usulan yang disampaikan agar memiliki dasar kuat saat diperjuangkan.

“Nanti dibuat saja Proposal, terus dikasih ke saya. Insyaallah saya akan perjuangkan. Meskipun saya tidak memilki suara banyak di sini (Tunas Jaya), saya akan bertanggung jawab mengawal aspirasi hingga ke Kementerian yang membidangi,” tutup Femmy dengan semangat.(Adv)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *