Example floating
Example floating
DPRD Provinsi Gorontalo

Reses Femmy di Bulawa, Petani Keluhkan Keberadaan Hewan Lepas dan Usulkan Perbaikan Jalan

0
×

Reses Femmy di Bulawa, Petani Keluhkan Keberadaan Hewan Lepas dan Usulkan Perbaikan Jalan

Sebarkan artikel ini
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki (Femmy), saat reses di Desa Pinomon Tiga, Kamis 2 Juli 2026 (Foto: Himpun.id/Fadli Sukriani Melu).

HIMPUN.ID Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki (Femmy), membuktikan komitmen politiknya dengan kembali menemui konstituen dalam agenda reses di Desa Pinomon Tiga, Kecamatan Bulawa, Kamis 2 Juli 2027.

Kehadiran legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini disambut gembira oleh masyarakat setempat, sekaligus mematahkan stigma negatif bahwa anggota dewan hanya datang saat mencari suara di masa kampanye.

“Saya ingat waktu kampanye lalu, ada yang pernah menyampaikan, biasanya anggota dewan itu hanya datang saat kampanye. Dan tidak pernah datang setelah terpilih. Makannya, hari ini saya buktikan bahwa tidak seperti itu, karena saya hadir kembali di Pinomon Tiga,” ujar Femmy (sapaan akrab) dalam pengantar reses.

Dalam pertemuan tersebut, Femmy menyerap sejumlah poin aspirasi utama dan keluhan krusial yang dihadapi oleh masyarakat Kecamatan Bulawa saat ini:

Regulasi Hewan Lepas: Petani mengeluhkan maraknya hewan ternak liar yang merusak tanaman. Warga mempertanyakan sanksi dalam Peraturan Desa (Perdes).

Krisis Transportasi Siswa: Warga mengkhawatirkan penurunan kualitas SDM masa depan karena anak-anak sekolah memilih berhenti dan bekerja akibat kendala transportasi pulang-pergi.

Femmy menerangkan, keluhan transportasi siswa sebenarnya sudah dikeluhkan juga oleh kecamatan lain. Tetapi, yang menjadi kendala hingga saat ini keterbatasan anggaran.

“Saya pernah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, tapi kekurangan anggaran. Tapi, insyallah saya akan upayakan melalui jalur partai PAN. Saya akan coba lobi lewat kementerian perhubungan, kebetulan Menterinya dari PAN,” jelas Femmy.

Legalitas Tambang Rakyat: Mengingat emas adalah pendapatan utama di Bulawa, warga meminta kepastian regulasi.

Femmy menjelaskan, permasalahan tambang saat ini tengah dicarikan solusi, terutama bagi penambang rakyat. Srikandi PAN itu menyarankan agar berfokus pada pengurus Izin Pertambangan Rakyat (IPR), sehingga, dengan adanya legalitas, mempermudah para penambang.

Femmy juga mengatakan, sebagai bagian dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), dirinya juga tengah menggandeng organisasi tersebut untuk mengagendakan pertemuan bersama Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia guna mendapatkan solusi bagi penambang rakyat.

Infrastruktur Jalan Tani: Terkait permintaan pembangunan akses jalan tani, Femmy menjelaskan adanya efisiensi anggaran daerah saat ini, sehingga bantuan untuk pembangunan fisik kini jauh lebih terbatas.

Menutup penyampaiannya, tokoh asli Bone Pesisir itu menyarankan, masyarakat saat ini, fokus membentuk ketahanan keluarga. Menurutnya, kondisi keterbatasan anggaran menuntut kita untuk tidak terlalu banyak berharap pada APBD.

“Kita memang harus bentuk dari sekarang ketahanan keluarga. Bukan cuman suami yang bekerja, istri juga harus dapat membantu suami dengan pekerjaan yang bisa. Sehingga, keduanya saling membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” pungkas Femmy.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *