HIMPUN.ID – Dijelaskan dokter Saddam Ismail, ejakulasi dini adalah kondisi dimana seorang laki-laki ataupun pria, mengeluarkan sperma terlalu cepat saat berhubungan seksual.
Dikatakan dokter Saddam Ismail, ejakulasi dini dapat mengakibatkan tidak tercapainya kelimaks saat berhubungan seksual.
Diungkapkan dokter Saddam Ismail, ejakulasi dini umumnya terjadi pada laki-laki.
Diterangkan dokter Saddam Ismail, jika ejakulasi dini dialami hanya sesekali saja, tidak perlu khawatir.
Namun, kata dokter Saddam Ismail, jika ejakulasi dini sering dialami, maka seseorang yang mangalaminya memerlukan perawatan.
Penyebab Ejakulasi Dini
Dituturkan dokter Saddam Ismail, penyebab ejakulasi dini belum diketahui secara pasti.
Tetapi kata dokter Saddam Ismail, ejakulasi dini tejadi diduga adanya masalah psikologis.
“yang pertama stress, ataupun depresi terasa bersalah, kecemasan tidak bisa mengeluarkan pasangannya,” terang dokter Saddam Ismail.
Baca juga:Cara Menghilangkan Bau Mulut, Begini Penjelasan Dokter Saddam Ismail
Yang kedua kata dokter Saddam Ismail, adanya pengalaman traumatis waktu kecil.
“misalkan pernah dilecehkan secara seksual, ataupun pernah tertangkap basah melakukan onani ataupun manstrubasi,” papar dokter Saddam Ismail dikutip himpun.id Selasa 4 Oktober dari video yang diunggah di kanal YouTube Saddam Ismail.
Selanjutnya yang ketiga kata dokter Saddam Ismail, sering onani ataupun mansturbasi yang terlalu sering.
“yang keempat; kurangnya percaya diri, yang kelima hubungan dengan pasangannya itu tidak berjalan dengan baik,” ungkap dokter Saddam Ismail.
Dijelaskan dokter Saddam Ismail, selain masalah psikologis, ejakulasi dini juga bisa dipengaruhi oleh beberapa masalah fisik ataupun kesehatan.
“misalkan ganggu hormon tiroid, ataupun gangguan prostatnya, gangguan refleks sistem saraf yang mengatur proses ejakulasi, infeksi saluran kemih, peradangan pada prostat, gangguan hormonal, gangguan zat kimia di dalam otak, kerusakan saraf akibat cedera ataupun operasi, efek samping merokok, minum-minuman beralkohol ataupun penyalahgunaan obat,” kata dokter Saddam Ismail.
Diungkapkan dokter Saddam Ismail, ejakulasi dini juga disebabkan faktor keturunan.
“faktor keturunan menjadi faktor resiko juga seseorang mengalami masalah ejakulasi dini. Artinya kalau ada keluarga yang punya riwayat ejakulasi dini, ya teman-teman memiliki peluang yang lebih besar mengalami masalah yang sama,” papar dokter Saddam Ismail.
Gejala Ejakulasi Dini
Diungkapkan dokter Saddam Ismail, gejala utama ejakulasi dini, tidak bisa menunda ataupun menahan ejakulasi.
“biasanya kurang dari 1 menit, ataupun 1 menit, ini bisa terjadi saat berhubungan seksual ataupun mansturbasi,” terang dokter Saddam Ismail.
Dikatakan dokter Saddam Ismail, ejakulasi dini dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni primer ataupun sekunder.
“kalau primer itu memang dari dulu setiap berhubungan seksual itu ada masalah ejakulasi dini, tapi kalau sekunder dulu-dulunya enggak pernah, cuman akhir-akhir ini mengalami masalah ejakulasi dini,” beber dokter Saddam Ismail.
Pengobatan Ejakulasi Dini
Diterangkan dokter Saddam Ismail, penanganan ejakulasi dini, ada yang mandiri.
“artinya teman-teman bisa melakukan cara ini di rumah, sebelum mendapatkan ataupun meminta pertolongan medis. Yang pertama lakukan masturbasi 1-2 jam sebelum melakukan hubungan seksual,” jelas dokter Saddam Ismail.
Yang kedua terang dokter Saddam Ismail, gunakan kondom.
“ini tujuannya untuk mengurangi sensitivitas saat berhubungan. Jadi kalau bisa ya agak tebal,” beber dokter Saddam Ismail.
Selanjutnya yang ketiga ungkap dokter Saddam Ismail, latihan otot panggul.
“misalkan senam ataupun senam kegel, kalau bisa rutin. yang keempat lakukan teknik pernapasan dan beristirahat saat teman-teman merasa keinginan ejakulasi,” ungkap dokter Saddam Ismail.
Yang kelima kata dokter Saddam Ismail bisa alihkan pikiran saat beristirahat pada saat berhubungan.
“tujuannya agar tidak sensasi menurun, dan juga ejakulasi bisa tertunda. Yang keenam, teman-teman kalau merokok berhenti merokok, kalau suka minum alkohol berhenti minum alkohol, lebih bagus olahraga secara teratur,” saran dokter Saddam Ismail.
Ketujuh ungkap dokter Saddam Ismail, gunakan teknik meremas.
“bisa melakukan onani atau masturbasi, tapi jangan sampai ejakulasi, yaitu remas kepala penisnya, sampai 10-30 detik, kemudian tunggu 30 detik baru mengulangi langkah yang sama sampai proses ejakulasi terjadi,” terang dokter Saddam Ismail.
Sering Onani Bisakah Buat Ejakulasi Dini?
Dijelaskan dokter Saddam Ismail, jika sering melakukan onani, bisa saja membuat ejakulasi dini.
“itu bisa kalau dilakukan terus-terusan ya, tidak terkontrol ataupun sembarangan. Tapi kalau seandainya onani ataupun masturbasi dilakukan dengan cara yang terkontrol, ini malah bisa menjadi pengobatan ataupun membantu mengatasi masalah ejakulasi dini,” jelas dokter Saddam Ismail.
Lebih lanjut, dokter Saddam Ismail mengatakan, yang ke-8 bisa gunakan teknik stop and go ataupun (berhenti dan mulai).
“teman-teman saat melakukan hubungan seksual, saat ingin ejakulasi, teman-teman bisa berhenti ya, dan menarik ya Mr P nya. Kemudian saat istirahat, teman-teman tarik nafas dalam-dalam, sampai keinginan ejakulasi menghilang, kalau sudah menghilang teman-teman bisa melanjutkan hubungan seksualnya lagi,” terang dokter Saddam Ismail.
Pencegahan Ejakulasi Dini
Diterangkan dokter Saddam Ismail, untuk menurunkan resiko ejakulasi dini, harus lebih rileks.
“lebih rileks saat melakukan hubungan seksual, rileks dalam berpikir, dalam suasana juga harus nyaman. Yang pertama teman-teman bisa melakukan foreplay ataupun pemanasan, supaya hasradnya bagus, supaya suasananya tercipta lebih nyaman, lebih bagus, lebih baik,” ungkap dokter Saddam Ismail.
Yang kedua kata dokter Saddam Ismail, masturbasi terkontrol.
“Masturbasi yang terkontrol ini bisa membantu laki-laki untuk mengontrol rasa ataupun keinginan ejakulasi, dengan begitu teman-teman bisa lebih mengenal ya bagaimana sensasinya, sehingga bisa mengatur, kemudian juga bisa melihat, ataupun mengetahui bagian sensitif terhadap tubuh teman-teman,” papar dokter Saddam Ismail.
Ketiga terang dokter Saddam Ismail, harus berhenti merokok.
“yang suka minum alkohol juga harus berhenti, jangan lupa teman-teman olahraga teratur, karena dengan olahraga ini bisa membantu tubuh teman-teman lebih Fit, pikiran teman-teman lebih fresh. Lakukan olahraga ringan-ringan saja ataupun teman-teman punya hobi silakan dilakukan, misalkan main badminton, jogging lari ataupun senam,” saran dokter Saddam Ismail.
Terakhir dokter Saddam Ismail menuturkan, harus cukupi waktu istirahat ataupun waktu tidur.
“karena kalau seandainya terlalu lelah ataupun capek, ini tentu akan berpengaruh,” tutup dokter Saddam Ismail. (HP1)
Sumber: YouTube/Saddam Ismail














