HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk mengadopsi dan mereplikasi model tata kelola data terpadu berbasis teknologi informasi. Kesepakatan strategis yang dicapai pada Senin, 10 Agutus 2026 ini, guna menghapus tradisi perencanaan pembangunan berbasis asumsi dan mentransformasikannya menuju pengambilan kebijakan berbasis data akurat (data-driven policy).
Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo menegaskan, integrasi data menjadi fondasi mutlak agar alokasi anggaran dan program pembangunan daerah dapat tepat sasaran. Melalui kerja sama ini, Bone Bolango membidik pembentukan satu platform sistem terpadu yang mampu menyatukan data kependudukan, struktur APBD, capaian PAD, hingga realisasi pajak secara real-time dan transparan.
– Poin-Poin Utama Kerja Sama:
1. Replikasi Teknologi & Sistem: Penyesuaian dasbor informasi strategis Sumedang agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah Bone Bolango.
2. Peningkatan Efisiensi Evaluasi: Pengintegrasian alur data dari tahap perencanaan, penganggaran, hingga penilaian capaian kinerja daerah dalam satu wadah.
3. Transparansi Publik: Penyediaan akses informasi kondisi pembangunan daerah yang jelas dan terukur bagi masyarakat luas.
Asisten II Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail menyampaikan, kolaborasi ini tidak sekadar meniru teknologi yang ada di Command Center Sumedang, melainkan membangun sistem informasi yang fleksibel dan teruji. Kerja sama inter-daerah ini langsung ditindaklanjuti secara teknis bersama Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Sumedang untuk membahas mekanisme integrasi data serta pengoperasian sistem ke depan.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu













