Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo

Hadiri Dialog BEM Nusantara, Sekda Sugondo Respons Isu Distribusi Pangan di Kabupaten Gorontalo

0
×

Hadiri Dialog BEM Nusantara, Sekda Sugondo Respons Isu Distribusi Pangan di Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur saat menghadiri dialog publik yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Gorontalo dengan tema “Desa Kuat Pangan Berdaulat: Rekonstruksi Kebijakan Pangan Menuju Kedaulatan Desa” di Halaman Gedung Kesbangpol, Jumat 13 Februari 2026 (Foto: Himpun.id/Rahmat Kurniawan Mamonto).

HIMPUN.ID Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo menghadiri dialog publik yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Wilayah Gorontalo dengan tema “Desa Kuat Pangan Berdaulat: Rekonstruksi Kebijakan Pangan Menuju Kedaulatan Desa” di Halaman Gedung Kesbangpol, Jumat 13 Februari 2026.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa pembicara yakni,Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo Jayusdi Rivai, Kepala Dinas PMD Sumanti Maku, Sekretaris Dinas Pertanian Foni Tangahu, serta akademisi Bachtiar.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur hadir langsung memberikan sambutan, sekaligus merespons isu pemanfaatan dana desa serta strategi daerah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Diskusi difokuskan pada hasil advokasi lapangan BEM Nusantara yang menyoroti ketergantungan pasokan pangan dapur dan buah-buahan di Kabupaten Gorontalo yang justru masih didatangkan dari wilayah Sulawesi Utara.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pertanian Foni Tangahu menjelaskan bahwa produksi padi di Kabupaten Gorontalo sebenarnya mencapai angka surplus hingga 135 ton pada tahun 2025.

Namun, tantangan utama terletak pada rantai distribusi, di mana banyak hasil produksi lokal dijual ke luar daerah, sementara kebutuhan domestik dipenuhi oleh komoditas luar dengan harga lebih kompetitif.

Selain masalah distribusi, forum ini juga menyoroti optimalisasi 20% anggaran Dana Desa untuk program ketahanan pangan agar lebih berdampak pada kesejahteraan petani.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur menegaskan, seluruh masukan dari dialog ini akan menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah.

“Pada dasarnya, apa yang menjadi masukan itu, kalau itu sebagai warning, maka itu menjadi introspeksi pemerintah mengambil kebijakan ke depan. Kalau hal-hal positif, pasti kita akan tindak lanjuti,” ujar Sugondo.

Sugondo menambahkan, langkah konkret akan segera diambil untuk memastikan data di lapangan sesuai dengan kebijakan yang akan dirumuskan.

“Dan besok, kami akan langsung turun ke lapangan untuk bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat. Hal-hal lain tentang tata kelola desa, nanti kita kerjasama dengan Pemdes untuk mencari rumusan sebagaimana menyerap aspirasi yang ada. Ini juga terkait dengan pertanian ke depan, memperkuat peran penyuluh, memperkuat peran dinas pertanian,” pungkasnya.(Adv)

Reporter: Rahmat Kurniawan Mamonto
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *