Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo

Hadiri Pemberangkatan Satgas, Sofyan Puhi Optimis Kesiapan Prajurit Yonif 713/ST Mampu Amankan Perbatasan Papua

0
×

Hadiri Pemberangkatan Satgas, Sofyan Puhi Optimis Kesiapan Prajurit Yonif 713/ST Mampu Amankan Perbatasan Papua

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menghadiri upacara pemberangkatan prajurit Satgas Yonif 713/Satya Tama yang berlangsung di Markas Batalyon Yonif 713/ST, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis 26 Maret 2026 (Foto: Himpun.id/Agung Nugraha).

HIMPUN.ID Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menghadiri upacara pemberangkatan prajurit Satgas Yonif 713/Satya Tama yang berlangsung di Markas Batalyon Yonif 713/ST, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis 26 Maret 2026. Prajurit tersebut dijadwalkan akan menjalani pelatihan intensif di Bandung sebelum bertolak menuju wilayah perbatasan di Papua.

Bupati Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapan para prajurit dalam mengemban misi negara. Orang nomor satu di jajaran Pemda Kabgor itu juga menekankan, tugas ini merupakan bentuk pengabdian tulus bagi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami berharap mereka tidak sekadar menjalankan tugas negara, akan tetapi keterpanggilan mereka untuk memberikan pengabdian negara dan bangsa,” ungkap Bupati Sofyan saat diwawancarai awak media.

Bupati Sofyan menyatakan sikap optimis terhadap kesiapan fisik maupun mental seluruh personel Yonif 713/ST. Dalam pandangan tokoh politik Partai NasDem tersebut, para prajurit mampu menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah perbatasan dengan sebaik-baiknya.

Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 713/ST, Letkol Inf Widyastomo E. N., S.I.P., M.H.I., menjelaskan, Satgas kali ini adalah prajurit yang seluruhnya merupakan putra asli daerah Provinsi Gorontalo. Pasukan ini direncanakan akan bertugas selama sembilan bulan di wilayah barat Papua, tepatnya di Kabupaten Intan Jaya, sebagai Satgas Tempur.

“Bekal yang kita berikan yaitu mulai pelatihan, materil khusus seperti senjata, bekal dari Pemerintah Daerah, dan termasuk tadi bekal keagamaan,” jelas Letkol Inf Widyastomo.

Persiapan matang telah dilakukan mencakup aspek teknis hingga dukungan moral guna memastikan operasional berjalan lancar di medan tugas. Fokus utama keberangkatan ini adalah memperkuat pertahanan di titik-titik rawan perbatasan.

“Untuk menjaga perbatasan wilayah NKRI dari gangguan,” pungkas Letkol Inf Widyastomo.(Adv)

Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *