HIMPUN.ID – Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, sejak Israel membunuh Yahya Sinwar pada tahun 2024, Hamas terinformasi akan memilih pemimpin baru bulan ini (Januari 2026).
Infromasi pemilihan pemimpin baru tersebut didapatkan dari dua sumber dari kelompok Hamas.
Proses pemilihan telah dimulai, kata sumber tersebut. Pemimpin dipilih melalui pemungutan suara rahasia oleh Dewan Syura Hamas, sebuah badan beranggotakan 50 orang yang mencakup anggota Hamas di Tepi Barat yang diduduki Israel, Jalur Gaza, dan di pengasingan.
Selain pemimpin baru, seorang wakil pemimpin juga akan dipilih untuk menggantikan Saleh Al-Arouri, yang tewas akibat serangan udara Israel di Lebanon pada tahun 2024.
Dikutip dari reuters.com, Rabu 14 Januari 2026, ada 2 kandidat dipandang layak, yakni, Khalil Al-Hayya dan Khaled Meshaal.
Khalil Al-Hayya dan Khaled Meshaal tinggal di Qatar dan duduk di dewan beranggotakan lima orang.
Khalil Al-Hayya dan Khaled Meshaal telah menjalankan Hamas sejak Israel membunuh Sinwar. (Uut Seftiara Samuel)*
Sumber: reuters.com












