HIMPUN.ID – Kegiatan Kerukunan Keluarga Anggota Dewan (KKAD) DPRD Kabupaten Boalemo ditegaskan bukan hanya menjadi wadah internal para legislator, melainkan ruang kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Penegasan ini disampaikan oleh Anggota DPRD Boalemo, Hardi Syam Mopangga, dalam kegiatan rutin KKAD yang digelar di kediamannya, Rabu 8 Oktober 2025.
Hardi Mopangga menekankan bahwa semangat KKAD justru tumbuh dari nilai keterbukaan dan kemitraan. Ia berupaya mengubah persepsi yang selama ini menganggap KKAD hanya milik keluarga anggota DPRD semata.
“Selama ini KKAD sering dianggap hanya milik keluarga anggota DPRD. Padahal, kami ingin menunjukkan bahwa persahabatan adalah bagian dari keluarga besar DPRD Boalemo. Karena itu kami melibatkan semua pihak, tanpa sekat,” ungkap Hardi.
Dalam acara yang rutin diisi dengan kegiatan arisan tersebut, Hardi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang hadir. Peserta yang hadir mencakup berbagai lapisan, mulai dari masyarakat umum, aktivis, perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga rekan-rekan wartawan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Kegiatan ini bukan semata arisan, tetapi ajang menjalin solidaritas dan mempererat kebersamaan kita semua,” ujarnya, menyoroti fungsi kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat tali persaudaraan.
Lebih lanjut, Hardi Syam Mopangga menyebut bahwa kegiatan KKAD kali ini juga diintegrasikan dengan aksi sosial. Sesuai arahan Ketua DPRD Boalemo, acara tersebut diisi dengan pembagian sembako sebagai wujud tali asih kepada warga sekitar.
“Atas arahan Ketua DPRD Boalemo, kegiatan ini kami integrasikan dengan pemberian tali asih kepada masyarakat. Bantuan ini mungkin sederhana, tapi lahir dari niat tulus seluruh anggota DPRD,” tutup Hardi.
Menurutnya, langkah-langkah kecil yang menunjukkan kepedulian bersama seperti ini diharapkan dapat menjadi simbol dan motivasi dalam upaya bersama membangun Boalemo ke depan yang lebih baik.(Adv)
Reporter: Abd Wahit Isima














