Example floating
Example floating
DAERAHGorontaloPemda Boalemo

Optimalkan Kesehatan Masyarakat, Dinkes Boalemo Hadirkan PMO Berbasis Digital

0
×

Optimalkan Kesehatan Masyarakat, Dinkes Boalemo Hadirkan PMO Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula (kanan) saat memberikan sambutan pada sosialisasi inovasi pemantauan menelan obat berbasis digital melalui aplikasi (Foto:Himpun.id/Abdurrahman Agunta)

HIMPUN.ID – Optimalkan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, lahirkan inovasi Pemantauan Minum Obat (PMO) berbasis digital melalui aplikasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula menuuturkan, Pemantauan Minum Obat (PMO) berbasis digital melalui aplikasi itu merupakan inovasi kedua setelah ‘Gerbang Sakina’.

Dijelaskan Sutriyani, inti dari Sistem Informasi Mobile Pemantauan Menelan Obat TBC (Simpan Batu) untuk memastikan dan memantau masyarakat yang sudah melakukan minum obat.

“Jadi ini satu inovasi sederhana tetapi bisa mengakses langsung ke tingkat masyarakat, bagaimana kita pastikan bahwa mereka (Masyarakat) yang di diagonasa TBC ini, kepatuhan minum obat ini berlangsung secara maintenence sampai kejar waktu yang ditetapkan oleh dokter ahli, ” jelas Sutriyani.

Baca juga:Pemda Boalemo Dukung Pemprov Dalam Tata Kelola Satu Data Dari Desa

Untuk memastikan lanjut Sutriyani, pihaknya bisa mengakses lewat aplikasi, bagaimana petugas kesehatan memastikan bahwa obat itu ditelan.

“Terkadang kalau orang sakit, jika di tanyakan sudah minum obat?, belum, sudah tapi dibawa bantal, ini pengalaman mengenai minum obat, sehingga angka kesembuhan kita menurun. Kami Dinas kesehatan akan memastikan lewat aplikasi,” lanjutnya.

Harapan Kepala Dinkes Boalemo

Untuk itu Sutriyani biasa disapa Ses Sutri berharap, dengan peluang digitalisasi sekarang ini itu bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Tentu dengan menggunakan alat komunikasi digital yang sekarang ini sudah mulai menjamur, karena kita tidak mengambil peluang digitalisasi sekarang kita akan semakin ketinggalan,” terang Sutriyani saat memberikan sambutan pada Sosialisasi inovasi pemantauan menelan obat berbasis digital melalui aplikasi, bertempat di ruang rapat Dinas Kesehatan, Jumat 7 Oktober 2022.

Diungkapkan Sutriyani, inovasi kedua itu akan di launching dalam waktu dekat ini.

“Ini inovasi kami tahun ini, walaupun ini belum di launching, Insya Allah kita akan launching di hari kesehatan Nasional, tapi prosesnya ini sudah mulai jalan,” kata Sutriyani.

Reporter: Abdurrahman Agunta
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *