HIMPUN.ID – Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, merasakan duka mendalam atas kepergian IGK Manila, seorang tokoh yang ia hormati sebagai mentor, sahabat, sekaligus figur orang tua.
Kepergian IGK Manila meninggalkan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi banyak orang, termasuk Rachmat, yang merasakan ketulusan dan kebijaksanaannya.
Saat mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya, Senin 18 Agustus 2025, Rachmat mengungkapkan betapa besar peran IGK Manila dalam perjalanan hidupnya.
Menurut Rachmat, almarhum selalu hadir memberikan bimbingan, arahan, dan teladan dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Beliau bukan hanya seorang tokoh yang saya hormati, tetapi juga mentor yang membimbing, sahabat yang selalu ada, sekaligus sosok orang tua yang menuntun dengan penuh ketulusan,” ungkap Rachmat.
Rachmat menuturkan, banyak pelajaran berharga yang ia dapatkan dari almarhum, terutama tentang keteguhan sikap, integritas, dan kasih sayang dalam menjalani kehidupan.
Nilai-nilai tersebut, kata Rachmat, akan selalu menjadi pegangan dalam setiap langkah yang diambilnya ke depan.
“Kepergian beliau adalah kehilangan yang mendalam untuk bangsa ini, bukan hanya bagi saya pribadi, tetapi juga bagi banyak orang yang pernah merasakan ketulusan dan kebijaksanaannya,” lanjutnya.
Rachmat juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas setiap jejak kebaikan yang ditinggalkan IGK Manila.
Rachmat meyakini, warisan keteladanan yang diwariskan almarhum akan terus menjadi penerang bagi perjalanan generasi berikutnya.
“Terima kasih atas setiap jejak yang telah Opa tinggalkan. Itu semua akan selalu menjadi penerang dalam perjalanan kami,” tutup Gobel.
Kepergian IGK Manila meninggalkan duka yang dalam, namun warisan nilai-nilai luhur yang ia tanamkan akan terus hidup dan menjadi penerang bagi banyak orang yang pernah bersinggungan dengan kebijaksanaan dan ketulusannya.*














