HIMPUN.ID – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru secara resmi menerima pengelolaan lahan seluas lebih dari 7.000 hektare dari Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling, Senin 9 Maret 2026.
Penyerahan aset ini dilakukan di sela-sela agenda Safari Ramadan Pemprov Sulut di Lapangan Alun-alun Molibagu, Kabupaten Bolsel sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pertanian, perkebunan, dan sumber daya alam.
Bupati Iskandar Kamaru menyatakan, kepercayaan ini merupakan penyemangat bagi pemerintah daerah untuk terus memacu pembangunan.
“Kami atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Selatan mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara beserta rombongan. Kehadiran ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus membangun daerah,” ujar Iskandar.
Terkait pengelolaan ribuan hektar lahan tersebut, Bupati Iskandar menegaskan komitmennya untuk memanfaatkannya demi kesejahteraan rakyat Bolsel.
“Kepercayaan ini akan kami kelola dengan baik dan bertanggung jawab agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mampu meningkatkan pendapatan daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iskandar yang didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid juga menyaksikan penyerahan berbagai bantuan dari Pemerintah Provinsi, mulai dari program cetak sawah baru, dana hibah rumah ibadah, alat kesehatan, hingga bantuan nutrisi stunting dan BPJS Ketenagakerjaan bagi warga Bolsel.
Gubernur Yulius Selvanus Komaling dalam sambutannya turut mengapresiasi sinergitas Pemkab Bolsel dan mengingatkan pentingnya menjaga kekayaan alam tersebut.
“Bolsel memiliki kekayaan alam yang melimpah, harus dijaga dan dikelola dengan baik. Mari kita bergandengan tangan untuk memajukan daerah ini,” tegas Gubernur Yulius.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulut, Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus, jajaran pimpinan OPD Pemprov Sulut, serta unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat Kabupaten Bolsel.(Infotorial)
Reporter: Marcelino Mahmud
Editor: Fadli Sukriani Melu














