HIMPUN.ID – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, mengajak para wirausaha muda pemula untuk tidak sekadar mempelajari teknik meracik minuman, tetapi juga memahami filosofi mendalam di balik sajian kopi guna membangun usaha yang berdaya saing dan bernilai tinggi.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Thariq Modanggu saat memberikan materi sekaligus motivasi pada Pelatihan Barista bagi Wirausaha Muda Pemula (WMP) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gerbang Emas, Kantor Bupati Gorontalo Utara, Senin 19 Oktober 2026.
Di hadapan para peserta, Thariq Modanggu mengibaratkan kopi sebagai pelajaran hidup yang penuh dengan paradoks menarik, di mana rasa pahit tidak selalu identik dengan kepahitan, melainkan bisa menghadirkan inspirasi jika dikelola dengan keterampilan dan kreativitas yang tepat.

“Peluang itu ada di depan mata. Budaya kopi terus tumbuh dan semakin lekat dengan kehidupan anak muda. Keterampilan sebagai barista dapat menjadi jalan untuk bekerja di kafe ataupun membuka usaha sendiri,” ungkap Thariq.
Thariq menjelaskan, keberhasilan menghasilkan racikan kopi berkualitas tinggi membutuhkan ketekunan, suasana hati yang positif, hingga nilai-nilai spiritual dan rasa syukur atas hasil alam. Bagi peserta beragama Islam, Thariq Modanggu mengingatkan agar proses usaha senantiasa diiringi doa dan selawat.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemda Gorut itu menekankan agar pelatihan ini tidak berhenti sebagai sekadar agenda seremoni pembelajaran. Thariq Modanggu mendorong setiap wirausaha muda berani bereksperimen menciptakan formulasi dan ciri khas racikan sendiri agar mampu melahirkan produk kopi lokal unggulan Gorontalo Utara.
Guna memastikan keberlanjutan usaha para peserta, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berkomitmen menyiapkan pendampingan, memfasilitasi promosi, serta membuka ruang kolaborasi lintas perangkat daerah demi mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan pembukaan lapangan kerja baru di daerah.

“Harapan saya, setelah pelatihan ini selesai, adik-adik tidak berhenti sampai di sini. Keterampilan yang diperoleh harus terus dikembangkan, masing-masing berani bereksperimen, membangun usaha, dan menghasilkan produk kopi dengan ciri khas sendiri. Pemerintah daerah akan mendukung upaya pengembangan usaha tersebut,” tegas Thariq.
Kegiatan pelatihan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yusuf Abdullah Hasan, serta Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gorontalo Utara, Farial Usu, bersama jajaran dan para peserta pelatihan.
Editor: Fadli Sukriani Melu














