HIMPUN.ID – Sejatinya manusia hidup di dunia ini hanya sementara.
Ada saatnya manusia akan meninggalkan dunia ini.
Itu sebabnya, selama hidup di dunia pentingnya melakukan amal kebaikan.
Dengan amal kebaikan itu akan membawa manusia bahagia dunia dan akhirat.
Jika sudah tiba waktunya, setiap manusia akan meninggalkan dunia ini.
Tidak ada satu orang pun yang akan bertahan hidup di dunia, sebab tempat yang abadi bukan di dunia.
Bahkan kata Ustadz Adi Hidayat dunia ini semu. Bagaimana semua yang dimaksud Ustadz Adi Hidayat itu? berikut penjelasannya.
“…,’ada segilintir manusia yang orientasi dunia saja, yang kelihatan dalam pandangan matanya itu yang diambil, sehingga yang jauh-jauh yang akan dihadapinya itu dia tidak siapkan bekalnya.
baca juga:Hendriwan: Kajian Pengembangan Pelabuhan Tilamuta Segera Dilaksanakan
Dikatakan Ustadz Adi Hidayat, jika seseorang telah meninggal dunia, maka akan selesai kenyamanan yang ia rasakan.
“Jadi ketika dia berpisah dengan dunianya selesai kenyamanan dunia yang dia rasakan, itu yang disebut dengan semu,” terang Ustadz Adi Hidayat, dikutip pada Sabtu 25 Juni 2022, dari video yang diunggah di instagram adihidayatoffcial.
Dituturkan Ustadz Adi Hidayat, bisa saja dunia ini yang akan meninggalkan kita.
“Dunia kan sementara, ya kan?, karena sementara, imma kita yang meninggalkan dunia atau dunia yang meninggalkan kita,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
Sehingganya kata Ustadz Adi Hidayat, ditampakkan oleh Allah kesejatian kehidupan itu.
“Pernah meninggal orang meninggal? intinya meninggal kan?. Artinya dunia ini tidak selamanya, ini bukan tempat abadi, ini semu,” tutup Ustadz Adi Hidayat. (Red)















