Example floating
Example floating
DPRD Provinsi GorontaloLEGISLATIF

Femmy Udoki Soroti Minimnya Perhatian Gubernur Gorontalo terhadap Wilayah Rawan Bencana

0
×

Femmy Udoki Soroti Minimnya Perhatian Gubernur Gorontalo terhadap Wilayah Rawan Bencana

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki saat diwawancarai setelah menggelar rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo Ke-32 dalam rangka penyampaian rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Provinsi Gorontalo Tahun 2025 di Gedung Aula DPRD, Senin 14 Juli 2025 (Foto: Himpun.id/Fadli Sukriani Melu)

HIMPUN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki, melayangkan kritik tajam terhadap Gubernur Gorontalo.

Femmy Udoki (sapaan akrab) secara khusus menyoroti frekuensi kunjungan Gubernur yang dinilai sangat jarang ke wilayah Bone Bolango, terutama Bone Pesisir.

Menurutnya, Bone Pesisir membutuhkan perhatian khusus mengingat hampir seluruh desanya rawan banjir, terutama saat musim hujan.

“Bone Pesisir membutuhkan perhatian khusus, karena hampir semua desa di wilayah itu rawan banjir, terutama saat musim hujan. Sehingga, warga di sana cemas apabila hujan turun,” ujar Femmy saat diwawancarai usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo Ke-32, yang membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Provinsi Gorontalo Tahun 2025, di Aula Rapat Gedung DPRD, Senin 14 Juli 2025.

Femmy mengungkapkan, pihaknya telah beberapa kali menghubungi Balai Wilayah Sungai (BWS) terkait penanganan pencegahan banjir, namun belum ada informasi pasti.

Oleh karena itu, Femmy sangat mengharapkan kehadiran langsung Gubernur sebagai bentuk keseriusan dalam menangani permasalahan banjir di Bone Pesisir.

“Kalau Gubernur yang datang langsung ke lokasi, balai sungai pasti akan lebih cepat tanggap,” tegasnya.

Femmy juga mengingatkan, kehadiran dan perhatian pemerintah daerah, khususnya dari Gubernur Gorontalo, sangat dibutuhkan oleh masyarakat Bone Pesisir.

Femmy dengan nada tegas menyatakan, tragedi longsor yang baru-baru ini menimpa Desa Olele, meskipun tanpa hujan lebat, seharusnya menjadi pelajaran penting bagi Gubernur.

Kejadian ini kata Femmy, harus memicu pemerintah daerah untuk segera memberikan solusi dalam penanganan daerah rawan bencana, khususnya di wilayah Bone Pesisir.

“Contoh di Olele, jalan tiba-tiba longsor meski tanpa hujan deras. Kalau tidak segera ditangani, ini bisa membahayakan akses warga dan berdampak di ekonomi,” pungkas Femmy.

Reporter: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *