Example floating
Example floating
INTERNASIONAL

Personel Polri Ke Filipina, Kordinasi Terkait Penangkapan Pilot asal Indonesia

0
×

Personel Polri Ke Filipina, Kordinasi Terkait Penangkapan Pilot asal Indonesia

Sebarkan artikel ini
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan (Foto: tangkap layar YouTube/DIV HUMAS POLRI )

HIMPUN.ID – Polri menerjunkan personel dari Baintelkam, Bareskrim dan Divisi Hubinter untuk berkordinasi dengan otoritas Filipina terkait penangkapan pilot asal Indonesia yang terkena kasus senjata api ilegal.

“Polri dalam hal ini telah menyiapkan dan telah mengirimkan delapan personel yang terdiri dari Baintelkam, Bareskrim, dan Divisi Hubinter di bawah koordinasi Divhubinter. Delapan personel ini akan menuju Kota Manila, Filipina, untuk berkoordinasi dengan otoritas negara Filipina,” kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Selasa 10 Januari 2023.

Ramadhan mengatakan akan ikut serta membantu WNI apabila terbukti tidak bersalah. Meski demikian, Ramadhan tetap menghormati proses hukum yang berjalan di Filipina.

“Sekali lagi kita menghargai proses hukum kepolisian Filipina. Divisi Hubinter akan berkoordinasi, dan nanti hasilnya akan kita sampaikan,” jelasnya dilansir dari laman humas.polri.go.id.

Polri Lakukan Investigasi

Polri menerangkan pilot asal Indonesia (WNI) Anton Gobay ditangkap otoritas Filipina terkait masalah senjata api ilegal. Polri melakukan investigasi bersama polisi Filipina terkait kasus ini.

“Para pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan senjata api atau ilegal. Sehingga ditahan oleh polisi setempat guna proses lebih lanjut,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin 9 Januari 2023..

Menurutnya, Polri masih berkoordinasi dengan Kepolisian Filipina terkait penangkapan Anton Gobay.

Baca juga:TNI-Polri Pastikan Tindak Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua

Polri juga mengirimkan tim dari Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), dan Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) ke Filipina.

“Informasi yang saya terima dari Kadiv Hubinter (Irjen Krishna Murti, red), sesuai arahan pimpinan, bahwa hari ini tim dari Hubinter, Bareskrim dan BIK berangkat ke Filipina untuk berkoordinasi dengan KBRI dan Kepolisian Filipina, melakukan join investigasi untuk mendalami case tersebut,” jelas Dedi.

Sumber: humas.polri.go.id
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *