HIMPUN.ID – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo, Ulkia Kiu, menegaskan pentingnya implementasi kerja kolektif dan kesamaan persepsi sebagai kunci untuk memperkuat kinerja lembaga legislatif. Penegasan ini disampaikan Ulkia dalam rapat perdana bersama tim ahli dan staf ahli Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Boalemo.
Ulkia menekankan agar DPRD Boalemo tampil sebagai lembaga yang solid, responsif, dan mampu bekerja tanpa tumpang tindih agenda. Ia menyerukan budaya kerja tim yang setara di lingkungan Sekretariat.
“Di sini tidak ada yang tertinggi, tidak ada yang terendah. Kita ini kerja tim. Semua keputusan harus satu rasa, satu irama, agar ke luar juga kita punya persepsi yang sama,” ujar Ulkia Kiu, Kamis 10 Oktober 2025.
Menurutnya, meskipun fondasi kerja di DPRD sudah kokoh, pelaksanaan program kerap tersendat akibat lemahnya koordinasi dan tindak lanjut antarbagian. Oleh karena itu, penguatan sinergi internal menjadi kunci utama untuk mempercepat pelaksanaan program dan memastikan hasil kerja dewan lebih terukur.
Sebagai mantan Kepala Bagian (Kabag) Legislasi, Ulkia menilai reformasi internal sekretariat harus dimulai dengan penguatan fungsi AKD. Ia juga menyoroti pentingnya akuntabilitas publik melalui laporan kinerja berkala dari setiap komisi.
“Jangan sampai kegiatan berhenti di rapat dengar pendapat saja. Tindak lanjutnya sering putus. Sekretariat harus jadi pelayan penuh, memfasilitasi setiap langkah DPRD,” tegasnya, menekankan peran Sekretariat sebagai pendukung utama kinerja dewan.
Dengan mengedepankan gaya kepemimpinan yang kolaboratif namun tegas, Ulkia Kiu berkomitmen untuk membangun budaya kerja baru di DPRD Boalemo: lembaga yang profesional, komunikatif, dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat.(Adv)
Reporter: Abd Wahit Isima














