HIMPUN.ID – Sebanyak 71 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026 menjalani tes kesehatan di Public Safety Center (PSC) Kabupaten Gorontalo pada Selasa 21 April 2026. Dalam tahapan ini, tim medis menerapkan sistem gugur bagi peserta yang tidak memenuhi standar kriteria kesehatan yang telah ditetapkan.
Kabid Pelayanan Kesehatan Kabupaten Gorontalo, dr. Andi Kurniati Naue menjelaskan, rangkaian tes meliputi pemeriksaan proporsi tubuh, fisik, tekanan darah, pernapasan, serta pemeriksaan risiko hernia, varises, hingga anemia. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan kelayakan peserta secara menyeluruh sebelum melangkah ke tahapan seleksi berikutnya.
“Dalam tes kesehatan ini, yang masuk dengan tidaknya itu, kita melihat secara keseluruhan dalam tes kesehatan,” ungkap dr. Andi Kurniati Naue.
Pihak medis memberikan perhatian khusus pada proporsi tubuh, di mana berat badan dan tinggi badan peserta harus berada pada angka ideal. Selain itu, tes penglihatan juga menjadi bagian penting dalam menentukan kualifikasi calon anggota Paskibraka tersebut.
“Disitulah kita akan cek secara keseluruhan apakah layak dengan tidak, kemudian juga yang kita tes berjumlah 71 peserta, dan ada 10 yang gugur dalam segi kesehatan,” ujarnya.
Tahapan tes kesehatan ini dilaksanakan selama satu hari. dr. Andi menegaskan, penilaian dilakukan secara ketat untuk memastikan hanya peserta yang benar-benar sehat yang dapat melanjutkan ke proses selanjutnya.
“Untuk tahapan kesehatan hanya 1 hari, dalam penilaian kami langsung sistem gugur ketika tidak layak secara otomatis gugur,” pungkasnya.(Adv)
Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu














