HIMPUN.ID -Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, tentu menjadi semangat tersendiri di seluruh lapisan masyarakat.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa.
Ridwan Monoarfa berharap, semangat Harkitnas menjadi aksi nyata pembangunan daerah, khususnya dalam lima aspek krusial.
Ridwan Monoarfa, mengajak seluruh lapisan masyarakat Gorontalo untuk memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan lebih substansial, melampaui sebatas peringatan seremonial.
Harkitnas, yang diperingati setiap tanggal 20 Mei sebagai momentum bersejarah lahirnya kesadaran nasional dan ditandai dengan berdirinya Budi Oetomo pada tahun 1908, menurut Ridwan Monoarfa, harus menjadi refleksi diri dan pijakan untuk menyatukan semangat dalam menghadapi tantangan zaman.
“Bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga memanfaatkan momentum ini untuk menggerakkan pembangunan Gorontalo ke arah yang lebih baik,” tegasnya Selasa 20 Mei 2025.
Ridwan Monoarfa kemudian memaparkan lima hal penting yang menurutnya perlu menjadi perhatian utama dalam konteks kebangkitan nasional di Gorontalo:
1. Membangun Persatuan di Tengah Perbedaan
Ridwan mengingatkan pentingnya solidaritas dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Gorontalo. Beliau menyoroti tantangan polarisasi sosial yang dapat menghambat kemajuan daerah.
“Seperti para pendiri bangsa yang menyadari pentingnya persatuan di tengah keberagaman, kita juga harus mampu membangun kohesi sosial yang kuat untuk menghadapi tantangan pembangunan,” ujarnya.
2.Membangun Kemandirian Ekonomi dan Sosial
Di tengah disrupsi teknologi dan gejolak ekonomi global, Ridwan Monoarfa menekankan pentingnya membangun kemandirian ekonomi yang inklusif. Hal ini, menurutnya, memerlukan upaya memberdayakan UMKM, petani, dan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing dan berkontribusi pada perekonomian daerah.
3. Kebangkitan Generasi Muda
Inovasi dan Etos Kerja: Ridwan menganggap generasi muda sebagai kunci kemajuan Gorontalo. Ia mengajak generasi muda untuk berinovasi, bekerja keras, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong.
“Tongkat estafet pembangunan kini ada di tangan generasi muda. Mereka harus menjadi agen perubahan dan penggerak kemajuan Gorontalo,” ungkapnya.
4. Kedaulatan Bangsa dalam Konteks Daerah
Ridwan Monoarfa menyatakan bahwa kebangkitan nasional juga harus diwujudkan dalam bentuk kemandirian daerah di berbagai sektor, termasuk pangan, energi, dan teknologi.
Ia mendorong upaya untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengembangkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
5. Membangun Keadilan Sosial
Ridwan menekankan bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan dalam upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Gorontalo.
“Masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam kemiskinan. Semangat kebangkitan adalah semangat untuk membebaskan rakyat dari belenggu ketimpangan,” tegasnya.
Ridwan Monoarfa menutup pernyataannya dengan seruan untuk tidak hanya bangga dengan sejarah, tetapi juga untuk terus berkarya dan berjuang untuk mewujudkan Gorontalo yang lebih maju dan sejahtera.
Ridwan mengingatkan bahwa Budi Oetomo bukan hanya sebuah organisasi, tetapi juga simbol kebangkitan akal sehat, kesadaran, dan harapan yang harus terus diwariskan kepada generasi mendatang. (Nurmila/K)














