HIMPUN.ID – Proses pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Boalemo memasuki fase krusial.
Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) kembali menggelar rapat intensif, Selasa 16 September 2025).
Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Boalemo ini difokuskan pada upaya menuntaskan sinkronisasi data dan program prioritas yang masih dalam proses.
Pembahasan kali ini menyasar pencermatan detail alokasi anggaran dan penyesuaian program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap rupiah yang dialokasikan selaras dengan kebutuhan prioritas daerah.
Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, yang memimpin rapat, secara tegas menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pergeseran anggaran.
Karyawan juga menyoroti waktu pengesahan yang kian mendekat sesuai batas waktu peraturan.
“Hari ini sudah tanggal 16. Tentu tanggal 30 September ini batas waktu. Bagaimana pembahasan ini cepat kita pacu, dan kalau bisa di bawah tanggal 30 September ini sudah selesai,” tegas Karyawan Eka Putra Noho, mendorong percepatan proses pembahasan.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD juga menyampaikan kesepakatan internal dewan. DPRD dan Banggar bertekad keras untuk memastikan agar alokasi Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat terakomodasi penuh dalam APBD Perubahan 2025.
Hingga berita ini diturunkan, rapat Banggar bersama TPAD masih berlanjut. Kedua belah pihak menargetkan agar pembahasan dapat segera rampung secepatnya. Penyelesaian ini penting untuk memenuhi tenggat waktu penetapan APBD Perubahan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(Adv)*
Reporter: Abd Wahit Isima
Editor: Fadli Sukriani Melu














