HIMPUN.ID – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Telaga untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat 6 Maret 2026. Peninjauan ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV Hamzah Muslimin didampingi para anggota komisi, dr. Sri Darsianti Tuna dan Gustam Ismail.
Dalam kunjungan tersebut, kualitas makanan menjadi sorotan utama menyusul adanya temuan ulat pada buah rambutan dalam paket MBG yang sempat viral di media sosial. Menanggapi hal itu, dr. Sri Darsianti Tuna memberikan kritik tegas kepada pihak penyelenggara dan menekankan, insiden serupa tidak boleh terulang kembali demi menjamin keamanan konsumsi siswa.
“Program MBG ini bertujuan untuk pemenuhan gizi anak sekolah, sehingga kualitas makanan harus benar-benar diperhatikan. Temuan seperti ini tidak boleh terulang kembali,” tegas dr. Darsianti di hadapan pihak sekolah dan pengelola program.
Selain masalah higienitas, dr. Darsianti memberikan sejumlah rekomendasi teknis untuk perbaikan menu ke depan. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyarankan pengelola untuk lebih teliti dalam proses pengemasan, memperbaiki keseimbangan komposisi gizi dengan menambah sumber protein seperti telur, serta memisahkan kantong distribusi untuk hari Jumat dan Sabtu agar mutu makanan tetap terjaga.
Berdasarkan hasil dialog di lapangan, program ini mendapat respons positif dari mayoritas siswa, di mana sekitar 80 persen merasa sangat terbantu. Meski muncul usulan dari sebagian kecil siswa agar bantuan dialihkan dalam bentuk uang tunai, Komisi IV menegaskan, esensi program MBG adalah intervensi gizi secara langsung, bukan bantuan finansial.
Komisi IV juga sempat mempertanyakan latar belakang pendidikan pengelola program di tingkat SPPG guna memastikan manajemen distribusi dilakukan secara profesional. Legislator memastikan akan terus melakukan pengawasan berkala agar program strategis ini benar-benar berdampak pada peningkatan derajat kesehatan siswa di lingkungan sekolah.(Adv)














