32.1 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Buy now

Terkait Kesulitan Pengemudi Bentor, Ridwan : Mereka Tidak Bisa Dibiarkan Sendiri

HIMPUN.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Ridwan Yasin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi saat ini, yang dialami oleh para pengemudi Bentor, di masa pandemi Covi-19.

Hal ini diungkapkannya saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Instansi terkait di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara dan Pemerintah Provinsi Gorontalo, bersama para masyarakat pengemudi Bentor yang tergabung dalam Gorut Bentor Community (GBC), di Aula Gerbang Emas Kantor Bupati Gorontalo Utara, Kamis (28/01/2021).

Menurutnya, pemerintah harus berada di tengah masyarakat untuk memberikan solusi, terhadap setiap persoalan kehidupan yang saat ini sedang mereka hadapi di masa pandemi ini, khususnya mereka para pengemudi Bentor.

“Mereka tidak bisa dibiarkan sendiri, kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan. Apalagi saat ini, kita masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga semua serba terbatas. Masyarakat kita dalam rangka menyambung hidupnya, terbatasi dengan berbagai ketentuan protokol kesehatan, sehingga untuk mendapatkan penumpang sangat sulit,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pemerintah dalam hal ini melalui Dinas Perhubungan, tentunya selalu memikirkan bagaimana solusinya, agar masyarakat yang berprofesi sebagai pengemudi Bentor, mendapat sebuah kepastian dalam menghadapi setiap persoalan hidup mereka saat ini,
.

“Nanti, Kepala Dinas Perhubungan yang akan menyampaikan secara detail, sekaligus memberikan solusi-solusi yang dapat membantu Bapak/Ibu pengemudi Bentor, agar dapat beraktivitas yang dapat menambah penghasilan setiap hari,” jelas Ridwan.

Imbuhnya, pihaknya menyadari, apa yang saat ini dialami oleh semua para pengemudi bentor saat ini di masa pandemi Covid-19, sungguh tidak menguntungkan mereka. Karena, pendapatan mereka setiap hari sebagai pengemudi Bentor, menurun drastis,.

“Yang pendapatannya sehari katakanlah sampai dengan 300-400 ribu per hari, mungkin sekarang mendapatkan 100 ribu saja susah, apalagi tidak ada kepastian tarifnya. Nanti, pemerintah akan memberikan solusi-solusi yang diupayakan dapat memberikan keuntungan, baik pada masyarakat pengemudi Bentor, juga masyarakat pengguna Bentor,” pungkasnya.

Reporter : Mohamad Yusrianto Panu

Redaksi
Redaksi
Tajam Melihat Dunia