MERAUP SEMUA TAHTA
Selembut kata untuk orang lain
Sekasar untuk yang dibenci
Meraup semua tahta
Menjatuhkan, merusakan, mencemarkan dan menghancurkan
Ambisi penuh politik
Hirap di kacamata zahir
Semakin mencekam, menggelitik
Tiada daya menara senja, berair
Brebes, 18 Juni 2025
MERAUP SEMUA TAHTA
Selembut kata untuk orang lain
Sekasar untuk yang dibenci
Meraup semua tahta
Menjatuhkan, merusakan, mencemarkan dan menghancurkan
Ambisi penuh politik
Hirap di kacamata zahir
Semakin mencekam, menggelitik
Tiada daya menara senja, berair
Brebes, 18 Juni 2025
MERAUP SEMUA TAHTA
Selembut kata untuk orang lain
Sekasar untuk yang dibenci
Meraup semua tahta
Menjatuhkan, merusakan, mencemarkan dan menghancurkan
Ambisi penuh politik
Hirap di kacamata zahir
Semakin mencekam, menggelitik
Tiada daya menara senja, berair
Brebes, 18 Juni 2025

Tentang Penulis:
Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya. Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat ‘tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).*














